J

Lamongan, Pojok Kiri.com-Kompetisi Championship 2025/2026 resmi memasuki masa jeda sekitar satu bulan setelah berakhirnya laga pekan ke-12. Liga kasta kedua Indonesia itu dijadwalkan kembali bergulir pada 27–29 Desember 2025 dengan rangkaian pertandingan pekan ke-13.
Persela Lamongan menjadi salah satu tim yang memanfaatkan jeda kompetisi untuk memperkuat skuad demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Pertandingan pembuka pekan ke-13 akan dimainkan pada Sabtu (27/12/2025). Berikut jadwal lengkap pertandingan Persela Lamongan dari pekan ke-13 hingga pekan ke-18 Championship 2025/2026:
Jadwal Pertandingan Persela Lamongan
Pekan 13 – Sabtu, 27 Desember 2025
Persipura vs Persela – 13.30 WIB
Pekan 14 – Sabtu, 3 Januari 2026
Persela vs Persiba – 19.00 WIB
Pekan 15 – Minggu, 11 Januari 2026
Persela vs Barito Putera – 15.30 WIB
Pekan 16 – Minggu, 18 Januari 2026
PSS vs Persela – 15.30 WIB
Pekan 17 – Minggu, 25 Januari 2026
Persela vs PSIS – 19.00 WIB
Pekan 18 – Sabtu, 31 Januari 2026
Persipal vs Persela – 15.30 WIB
Performa Persela Hingga Pekan ke-12
Hingga pekan ke-12 Liga 2 Championship 2025/2026, Persela Lamongan menempati posisi keempat klasemen Grup 2 dengan raihan 21 poin. Laskar Biru Langit Joko Tingkir mengemas enam kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan dari total 12 pertandingan yang telah dijalani.
Rincian performa Persela:
Main: 12 pertandingan
Menang: 6 kali
Seri: 3 kali
Kalah: 3 kali
Total poin: 21
Posisi: 4 klasemen sementara Grup 2
Posisi keempat ini menjadi modal penting bagi Persela untuk tetap menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Persaingan ketat di papan atas membuat mereka harus tampil konsisten pada laga-laga berikutnya.
Format Promosi dan Degradasi Championship 2025/2026:
Pada akhir musim, pemuncak klasemen masing-masing grup berhak atas tiket promosi langsung ke Liga 1 serta melaju ke partai final atau babak penentuan juara.
Sementara itu, runner-up dari tiap grup akan saling berhadapan dalam Play-off Promosi untuk memperebutkan satu tiket tambahan menuju Liga 1.
Di sisi lain, tim yang menempati posisi ke-10 atau juru kunci di masing-masing grup otomatis terdegradasi ke Liga Nusantara. Tim peringkat kesembilan masih memiliki kesempatan bertahan melalui Play-off Degradasi, yang digelar satu laga seperti format final maupun play-off promosi.(lut)

