
Gresik, pojokkiri.com
Semangat kepedulian di bulan suci Ramadhan 1447 H terpancar kuat dari Desa Tumapel, Kecamatan Duduk Sampeyan, Gresik. Di bawah komando langsung Kepala Desa (Kades) Tumapel, Ziadatul Akmal, SH., puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam Majlis Ta’lim Muslimat NU dan Fatayat NU Ranting Tumapel menggelar aksi berbagi ratusan paket takjil, Sabtu (7/3/2026) sore.
Memasuki hari ke-18 Ramadhan, suasana di depan Gapura Desa Tumapel tampak lebih hangat dari biasanya. Sebanyak 700 paket yang terdiri dari nasi bungkus, kue, es teh, serta air mineral dibagikan Majlis ta’lim Muslimat NU dan Fatayat NU ranting tumapel secara gratis kepada para pengguna jalan dan warga sekitar.

Kehadiran Kades Ziadatul Akmal,di barisan terdepan menjadi magnet tersendiri. Tak sekadar memantau, beliau terjun langsung bersama, Majlis ta’lim Muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel menyapa pengendara motor dan pejalan kaki dengan ramah sembari menyerahkan paket berbuka.
Dalam kegiatan tersebut, Kades didampingi oleh tokoh penggerak perempuan NU setempat, Hj. Kholifah, S.Pd., M.Pd. Serta jajaran pengurus majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, Seperti Munawaroh dan Sunartin. berserta ibu-ibu ibu lannya menunjukkan bahwa kuatnya sangat kompak guyub rukun di wilayah Tumapel.
Di sela-sela kesibukannya, Kades Ziadatul Akmal menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata kepekaan sosial terhadap masyarakat.

”Ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan. Kami bersama majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, Kami hadir langsung di tengah masyarakat, terutama membantu mereka yang masih dalam perjalanan saat adzan maghrib berkumandang,” Ujar Ziadatul Akmal dengan nada penuh syukur.
Kades juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh para ibu-ibu majelis taklim, Muslimat NU, dan Fatayat NU ranting Tumapel yang telah menyisihkan rezekinya melalui sedekah berupa makanan, air mineral, minuman segar, hingga bantuan dana tersebut.
”Kami sangat bangga melihat kekompakan ibu-ibu majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, Semoga segala bentuk sedekah ini dicatat oleh Allah SWT sebagai amal jariyah dan ibadah yang membawa keberkahan bagi kita semua,” Ujar Kades.
Lebih lanjut, Kades yang dikenal dekat dengan warganya ini mengapresiasi dedikasi ibu-ibu Majlis tak’lim Muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel yang dengan sukarela menyiapkan ratusan paket takjil tersebut.
”Alhamdulillah, berkat kekompakan dan semangat guyub rukun ibu-ibu, majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, kegiatan ini berjalan lancar. Saya berharap semangat sosial ini tidak hanya berhenti di bulan Ramadhan saja, tapi menjadi pemantik aksi kemanusiaan lainnya di masa mendatang,” tambah Ziadatul Akmal

Senada dengan hal tersebut, Hj. Kholifah, turut memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Kades berserta ibu-ibu majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel. Beliau menilai sinergi antara kepemimpinan desa dengan organisasi keagamaan seperti Muslimat dan Fatayat adalah langkah konkret dalam membangun kesalehan sosial.
Menurut Hj. Kholifah, inisiatif ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan berbuka, melainkan sebuah momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antara ibu-ibu majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, yang mungkin sempat renggang karena kesibukan sehari-hari.
”Kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar ibu-ibu majlis ta’lim muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel, dalam meningkatkan empati dan solidaritas. Selain menjadi ladang pahala di bulan mulia, ini adalah cara efektif untuk menjaga keharmonisan di Desa Tumapel,” ungkap Hj. Kholifah dengan penuh antusias.

Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa fasilitas dan dukungan yang diberikan oleh Kepala Desa dalam kolaborasi ini menjadi kunci suksesnya acara. Kehadiran para ibu-ibu.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa fasilitas dan dukungan yang diberikan oleh Kepala Desa dalam kolaborasi ini menjadi kunci suksesnya acara. Kehadiran para ibu-ibu Majlis ta’lim Muslimat NU dan Fatayat NU ranting Tumapel di tengah masyarakat menunjukkan bahwa nilai-nilai gotong royong masih hidup subur di Tumapel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi tidak berhenti pada bulan Ramadan saja, namun terus bertransformasi menjadi energi positif dalam membangun desa yang lebih rukun, damai, dan religius. Ungkapnya.
Aksi yang berlangsung tertib ini mendapat sambutan hangat dari warga. Kehadiran sosok pemimpin desa yang turun langsung ke jalan memberikan kesan positif bagi masyarakat Desa Tumapel di penghujung pekan ini. Pungkasnya. (Ura/Dyo)

