
Lamongan, Pojok Kiri.com- Rebidin (63) tiba-tiba tersungkur saat pertunjukan tayub acara bersih desa di Balai Desa Kawistolegi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jum’at (4/10/2024) sekitar pukul 22.00.
Petugas Polsek Karanggeneng di lokasi kegiatan segera melarikannya ke Puskesmas setempat. Namun sesampainya di UGD puskesmas tersebut, Rebidin dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Condro Putro melalui Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali, S.H saat dikonfirmasi mengatakan, korban meninggal karena serangan jantung, sesuai keterangan tim medis.
Kami saat melakukan pengamanan pertunjukkan, tiba-tiba korban tidak sadarkan diri.
“Selanjutnya kami larikan ke Puskesmas Karanggeneng, namun korban tetap tidak tertolong,” jelas Iptu Sofian Ali, Sabtu (5/10/2024) pagi.
Selanjutnya tim Inafis yang datang ke puskesmas tidak menemukan tanda penganiayaan atau tanda yang mencurigakan, yang mengarah ke tindak pidana.
“Dari keterangan pihak keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit jantung. Dan pihak keluarga sudah menerimakan kematian korban dan kemudian membuat surat pernyataan,” pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada Jumat (4/10/2024) malam korban mendatangi Kantor Balai Desa Kawistolegi untuk melihat hiburan Lagek Tayub.
Kemudian korban ikut Mbeso naik keatas panggung. Nahas, ditengah pertunjukan, tubuh korban lemas terduduk.Tak lama setelah itu korban tak sadarkan diri.
Saat ini korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan secara adat. (lut)

