Pojokkiri.com

PNM Jadi Pelopor Orange Bonds Pertama di Indonesia, Dorong Inklusi Keuangan Perempuan Prasejahtera

PNM Luncurkan Orange Bonds Pertama di Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Pojokkiri.com — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan sejarah penting dalam sektor keuangan nasional. Perusahaan milik negara yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat ini menjadi lembaga pertama di Indonesia yang menerbitkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi dan Sukuk dengan label Berwawasan Sosial Orange atau Orange Bonds.

Langkah ini merupakan tonggak baru dalam mendukung keuangan inklusif yang menyasar perempuan prasejahtera, serta selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (UN SDGs), khususnya Goal 5 tentang kesetaraan gender.

Inovasi Keuangan Berdampak Sosial, PNM Gandeng Orange Movement

Penerbitan Orange Bonds oleh PNM bukan hanya sebatas inovasi instrumen keuangan, tetapi menjadi bukti nyata komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan perempuan ultra mikro di seluruh Indonesia. Dana yang dihimpun akan digunakan melalui program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) dan PNM Mekaar Syariah.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, mengungkapkan bahwa langkah ini juga merupakan edukasi kepada pasar tentang pentingnya peran perempuan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Instrumen berharga yang berfokus dalam pemberdayaan perempuan di Indonesia masih sangat minim dan ini merupakan yang pertama di pasar modal Indonesia. Langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat kami untuk menghadirkan keuangan yang berdampak,” jelas Arief dalam keterangannya, 28 Juni 2025.

Seri Orange Bonds dan Sukuk Syariah, Menjangkau Keberagaman Investor

Pada tahap pertama tahun 2025, PNM berhasil menghimpun dana sebesar Rp1 triliun dari total target Rp6 triliun untuk obligasi. Obligasi ini terbagi dalam tiga seri:

Seri A: tenor 370 hari, kupon 6,25% per tahun

Seri B: tenor 3 tahun, kupon 6,65% per tahun

Seri C: tenor 5 tahun, kupon 6,85% per tahun

Sementara itu, untuk sukuk berwawasan sosial, PNM berhasil menghimpun Rp1,75 triliun dari target Rp10 triliun melalui Sukuk Mudharabah Syariah:

Seri A: tenor 370 hari, indikasi bagi hasil 6,25%

Seri B: tenor 3 tahun, indikasi bagi hasil 6,65%

Seri C: tenor 5 tahun, indikasi bagi hasil 6,85%

Seluruh produk ini telah memperoleh peringkat tertinggi dari PEFINDO yakni idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk syariah, menandakan kestabilan dan prospek kuat dari PNM meski berada di tengah ketidakpastian global.

Kolaborasi dengan IIX dan Bursa, Momentum Menuju Keuangan Inklusif

Orange Bonds PNM mendapat dukungan dari Impact Investment Exchange (IIX), bagian dari Orange Movement global yang menghubungkan investor berdampak dan pasar modal sosial. Distribusi efek akan dilakukan secara elektronik pada 8 Juli 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025. Pembayaran kupon dan bagi hasil akan dilakukan secara triwulanan.

Dana hasil obligasi akan digunakan sebagai modal kerja untuk program PNM Mekaar. Sementara itu, dana dari sukuk dialokasikan untuk pengembangan Mekaar Syariah. Beberapa perusahaan efek terkemuka yang menjadi penjamin pelaksana emisi di antaranya adalah: PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas

Kemudian PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

Arief Mulyadi: “Orange Bonds adalah Gerakan Sosial, Bukan Sekadar Investasi”

Bagi Arief Mulyadi, penerbitan Orange Bonds merupakan lebih dari sekadar instrumen investasi—ini adalah roda penggerak transformasi sosial.

“Ke depannya PNM akan terus memperluas jangkauan layanan melalui digitalisasi, penguatan ekosistem ultra mikro, dan peningkatan serta pengembangan kapasitas nasabah melalui pelatihan berkelanjutan,” tambah Arief.

PNM juga berkomitmen memperkuat tata kelola sosial dengan indikator SDGs, sebagai bagian dari implementasi prinsip ESG yang terukur dan berkelanjutan.

Menyongsong Masa Depan Inklusi Keuangan yang Adil dan Berkelanjutan

Dengan langkah inovatif ini, PNM tidak hanya mengukir sejarah di dunia keuangan nasional, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai agen perubahan sosial yang menjadikan perempuan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Orange Bonds adalah simbol dari harapan dan keberdayaan—sebuah langkah kecil dari sisi keuangan, namun berdampak besar bagi masa depan keluarga Indonesia.

Jika Anda tertarik untuk mendalami bagaimana investasi Anda dapat membawa perubahan sosial, Orange Bonds dari PNM adalah contoh nyata bahwa keuangan dan kepedulian bisa berjalan seiring (red)