Pojokkiri.com

Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku Kematian Mahasiswi UMM, Satu Oknum Polisi Ikut Terseret

Petugas Polda Jatim mengamankan pelaku kasus kematian mahasiswi UMM

Surabaya Pojokkiri.com – Misteri kematian seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang yang ditemukan tak bernyawa di aliran sungai Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada 16 Desember 2025, akhirnya mulai menemukan titik terang.

Kerja keras aparat kepolisian membuahkan hasil setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur berhasil mengungkap rangkaian peristiwa di balik tragedi tersebut.

Pengungkapan ini menjadi perhatian luas publik karena kasus tersebut tak hanya menyentuh rasa kemanusiaan, tetapi juga menyeret nama seorang anggota kepolisian aktif sebagai terduga pelaku.

Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim bergerak cepat sejak laporan penemuan jasad korban mencuat. Penyelidikan intensif dilakukan dengan menelusuri jejak terakhir korban, mengumpulkan keterangan saksi, hingga menganalisis barang bukti di lapangan.

Upaya tersebut akhirnya mengarah pada penangkapan terduga pelaku berinisial AS, yang diketahui merupakan anggota Polres Probolinggo.

Penangkapan AS pada Rabu, 17 Desember 2025, menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mengurai keterlibatan pihak lain. Dari hasil pengembangan, penyidik kembali mengamankan seorang terduga pelaku lain berinisial S di wilayah Pamekasan, Madura.

Kanit Jatanras AKP Fauzi menjelaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku kedua bukan perkara mudah. Penyidik harus mengikuti pergerakan terduga pelaku lintas daerah hingga ke Pulau Madura.

Dalam proses tersebut, aparat mendapati bahwa pelaku sempat berusaha menghindari kejaran hukum dengan bersembunyi di lingkungan keluarganya.

Menurut AKP Fauzi, tim tetap konsisten menjalankan prosedur hukum secara profesional hingga akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang aman bagi siapa pun yang mencoba menghalangi proses penegakan hukum.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sebuah kendaraan Mitsubishi Xpander berwarna hitam dengan nomor polisi N 1399 MX yang diduga berkaitan erat dengan peristiwa pidana ini. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian penting dalam pendalaman perkara.

Kasus ini menegaskan komitmen Polda Jatim untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu, termasuk apabila pelanggaran hukum melibatkan aparat sendiri. Proses hukum terhadap para terduga pelaku akan dilakukan secara transparan dan berkeadilan, demi menjawab rasa keadilan keluarga korban serta kepercayaan publik.

Penyidik memastikan penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh motif dan kronologi kejadian, sekaligus memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat. Tragedi ini menjadi pengingat bahwa hukum harus berdiri di atas segala kepentingan, dengan nurani dan ketegasan sebagai pijakan utama (sul)

Berita Terkait

Kinerja Gemilang Polda Jatim, Pecahkan Rekor Penanganan Kejahatan di Tahun 2024

sukoto pojokkiri.com

Luka di Balik Seragam: Polda Jatim Dalami Motif Bripka Agus Habisi Nyawa Adik Iparnya

Penyelewengan BBM dan LPG Subsidi, Dibongkar Libatkan Oknum SPBU, Mafia Diburu