
Lamongan, Pojok Kiri.com- Gara-gara depresi DS (28) warga Jalan Pemuda IV RT 05 RW 01, Kelurahan Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur memilih gantung diri, Kamis (5/9/2024).
Akibat gantung diri tersebut, membuat lingkungan padat penduduk tersebut geger. Dan langsung memancing reaksi warga masyarakat setempat untuk datang ke rumah korban untuk memastikan kebenaran informasi korban gantung diri.
Terpisah, Kapolsek Brondong AKP Jinanto menjelaskan kronologi gantung diri warga Jalan Pemuda, Kelurahan Brondong tersebut.
“Pada hari Kamis tanggal 5 September 2024 sekitar pukul 11.00 WIB, korban pamit kepada Ibu Sukini (bibi korban) untuk mandi, “ujar AKP Jinanto, Kamis (5/9/2024) siang.
Kurang lebih tiga puluh menit kemudian, bibi korban Sukini curiga karena korban mandi cukup lama. Selanjutnya bibi korban mendobrak pintu kamar mandi dan dia melihat korban sudah dalam keadaan tergantung.
“Selanjutnya bibi korban Sukani berteriak memintaku tolong dan didengar Supriyanto suami Sukani. Selanjutnya, Supriyanto menghubungi perangkat kelurahan Brondong dan diteruskan ke Mapolsek Brondong,” ungkapnya.
Setelah beberapa saat kemudian petugas kepolisian mendatangi TKP guna melakukan pemeriksaan. Hasilnya memang DS meninggal murni karena gantung diri.
“Menurut keterangan pihak keluarga korban mengalami depresi setelah pulang merantau dari Kalimantan. Tapi tidak diketahui penyebabnya, ” tambah Kapolsek Jinanto.
Pihak keluarga menerima kejadian meninggalnya DS akibat gantung diri sebagai musibah dengan dituangkan dalam surat penyataan dengan meterai 10.000,- dibantu oleh Pamong Kelurahan Brondong.
“Jenazah korban DS oleh keluarga dan masyarakat sekitarnya selanjutnya di makamkan di TPU desa setempat, “pungkas Jinanto.(lut)

