
Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang pria tua di Lamongan ditemukan tewas usai tenggelam di rawa Si Banget Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Selasa (8/7/2025) pagi.
Korban tenggelam saat mau pasang jaring ketengah rawah mengunakan pelepah pohon pisang untuk pelampung untuk berenang ke tengah rawa.
Informasi yang dihimpun menyebut, pria manula yang tenggelam di rawa itu adalah Rasem (65) warga Desa Banjarmadu RT 01 RW 02, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
“Benar, ada peristiwa diduga kecelakaan tenggelam di Rawa Sibanget Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, pada Selasa (8/7/2025) pagi sekitar pukul 08.00 WIB,” kata Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sofia Ali, S.H via telepon saat dikonfirmasi Pojok Kiri, Selasa (8/7) pagi.
Kejadian ini, kata Sofian Ali, bermula sekira pukul 07.45 WIB. Saat itu, saudara Rasem (korban) pamit kepada saksi Mukijan yang saat itu saksi Mukijan sedang membersihkan rumput di kebunnya dan korban mau memasang jaring ikan di rawa.
“Kemudian saksi mengatakan hati-hati air rawa agak dalam kemudian korban memotong pohon pisang untuk di gunakan sebagai pelampung,”ujarnya.
Sofian Ali mengungkapkan, kemudian korban memotong pohon pisang untuk di gunakan sebagai pelampung. Korban kemudian turun kedalam rawa dan berenang menggunakan batang pisang ke arah tengah rawa dan saat itu korban sempat bilang kepada saksi airnya dingin.
Tidak lama kemudian saksi melihat ke arah korban yang berjarak sekitar 25 meter dari tepi rawa dan dilihat batang pisang yang di gunakan korban berenang tidak bergerak. Dan korban hanya terlihat tangannya saja memeluk batang pisang. Melihat itu saksi mencari bantuan kepada warga ada di sekitar rawa.
“Kemudian warga yang bisa berenang langsung terjun berenang mendekati korban. Setelah sampai dilihat korban memeluk batang pisang dengan muka berada di dalam air dan tidak bergerak,” Imbuhnya.
Setelah itu warga yang menolong membawah korban keatas pematang rawah. Kemudian warga menghubungi kepala desa dan diteruskan ke Polsek Karanggeneng. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia.
Sofian Ali kembali mengingatkan kepada semua warga untuk berhati-hati saat beraktivitas di perairan, di tengah musim hujan seperti saat ini.
“Waspada laka air, berhati-hatilah saat beraktivitas di perairan dengan meningkatkan kewaspadaan saat berada di area perairan, jika tidak bisa berenang jangan bermain di sungai, waduk, rawa atau pantai. Keselamatan harus tetap diutamakan dan langkah pencegahan harus diambil untuk mencegah terjadinya korban tenggelam,” pungkasnya.(lut)

