
Gresik, pojokkiri.com
Tak hanya luapan Kali Lamong, Banjir di Gresik selatan, banjir juga disebabkan luapan sungai Kalimas Surabaya.
Akibatnya dua Kecamatan terendam banjir, yakni Kecamatan Driyorejo dan juga Kecamatan Wringinanom.
Selain di Kecamatan Driyorejo, banjir luapan Kalimas Surabaya juga berdampak di Kecamatan Wringinanom, Gresik. kata Kepala BPBD Gresik Sukardi, Rabu (26/2/2025).
Adapun yang terdampak di Kecamatan Wringinanom yakni Desa Lebaniwaras, dengan tinggi genangan 20-30 Cm.
“Rumah tergenang 10 rumah dan jalan lingkungan tergenang 300 M. Ketinggian banjir mengalami peningkatan,” ungkapnya.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan BBWS dan BPBD Jatim serta pihak pemerintah desa dalam upaya penanganan banjir. Jelasnya.
Sementara Camat Driyorejo Amri saat di temui menuturkan, Data yang dihimpun banjir yang terjadi di Kecamatan Driyorejo tersebut melanda di empat desa.
“Adapun empat desa yang terdampak yakni Desa Bambe, Driyorejo, Cangkir dan Desa Krikilan,”
Di Desa Bambe, banjir menggenangi 289 rumah, 4 tempat ibadah, 1 sekolah, 1 Faskes dan jalan lingkungan tergenang sekitar 500 M. Tinggi genangan titik terdalam 120 cm
Di Desa Driyorejo, banjir menggenangi 1.536 rumah dan jalan lingkungan juga tergenang sepanjang 4000 M
Kemudian di Desa Cangkir, banjir menggenangi 440 rumah, jalan desa tergenang sepanjang 2500 M, 1 tempat ibadah dan 2 sekolah.
Sedangkan di Desa Krikilan, banjir menggenangi 760 rumah, 2 tempat ibadah, 2 sekolah dan jalan lingkungan tergenang 3000 meter. Tinggi genangan mencapai 100 cm.
” Sedangkan di wilayah Driyorejo, ketinggian banjir mengalami peningkatan. Jalan Raya Driyorejo tergenang banjir dengan ketinggian 10-20 Cm,” tambahnya. (Dyo)

