Pojokkiri.com

Tujuh Pesilat Diduga Anggota PSHT Usai Tawuran di Kya-Kya Dibekuk Polisi 

Tujuh Pesilat Diduga Anggota PSHT Usai Tawuran di Kya-Kya Dibekuk Polisi

Surabaya, Pojokkiri.com – Ketegangan memuncak di kawasan Kya-Kya, Surabaya, dini hari tadi ketika aksi tawuran pecah antara sekelompok pemuda diduga anggota perguruan silat PSHT dan warga setempat. Aksi ini berhasil dihentikan oleh Tim Jogoboyo Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya, yang bergerak cepat mengamankan tujuh pelaku untuk memulihkan ketertiban.

Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat sekitar pukul 00.30 WIB, ketika konvoi rombongan berpakaian serba hitam melintas di sejumlah lokasi, termasuk Jalan Diponegoro, Jalan Banyu Urip, hingga akhirnya tiba di kawasan Kota Tua dan Kya-Kya. Ketegangan memuncak ketika kelompok ini terlibat bentrokan dengan sekelompok pemuda-pemudi yang tengah berkumpul di Kya-Kya.

Suasana menjadi mencekam, memaksa warga sekitar melaporkan insiden tersebut ke Command Center Polrestabes Surabaya. Respons cepat dari Tim Jogoboyo membuahkan hasil. Setelah melakukan penyisiran di sekitar Jalan Petojo, tujuh pemuda berhasil diamankan di Jalan Prof. Dr. Moestopo.

Ketujuh pemuda yang diamankan, berinisial YP (27), MR (19), AP (17), AR (17), AZ (16), MF (18), dan OK (16), diduga terlibat langsung dalam kerusuhan tersebut. Barang bukti berupa tiga unit sepeda motor dan enam unit ponsel berhasil disita untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut.

“Kami bergerak cepat untuk mencegah eskalasi konflik dan memastikan situasi tetap kondusif,” ujar Aipda Anto Ibnu, pemimpin patroli. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang mengancam ketertiban umum.

Saat ini, para pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Surabaya untuk mengungkap motif di balik aksi tawuran ini. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Berkat langkah sigap Tim Jogoboyo, situasi di kawasan Kya-Kya kini kembali aman dan terkendali. Patroli rutin terus dilakukan untuk memastikan insiden serupa tidak terulang.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan masyarakat dan akan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba meresahkan warga,” tegas Aipda Anto.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekitar.

 

Berita Terkait

Pengedar Sabu Eceran, Ngaku Baru 3 Bulan Beroperasi

Pemkot Bersama Polrestabes Surabaya Sosialisasikan Keselamatan Berkendara Dan Himbau Segera Balik Nama Kendaraan

adminkiri01

Pastikan Tidak Terlibat Narkoba, Polrestabes Surabaya Lakukan Tes Urine Dadakan ke Anggota Satreskrim