Pojokkiri.com

Usia 49, UNP Kediri Menata Langkah Menuju Kampus Berdaya Saing Nasional

KEDIRI – Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri memasuki usia ke-49 dengan membawa sederet capaian membanggakan. Di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, kampus ini tidak hanya berhasil menorehkan prestasi di tingkat regional, nasional hingga internasional, tetapi juga mulai mempersiapkan langkah besar menuju Akreditasi Unggul dan pergantian kepemimpinan pada 2027.

Momentum Dies Natalis ke-49 diperingati melalui kegiatan jalan sehat yang diikuti ribuan sivitas akademika bersama jajaran Pemerintah Kota Kediri, YPLP PT PGRI Kediri, mitra perbankan, kepala sekolah, guru, serta masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang SDM Pemerintah Kota Kediri Zachrie, Ketua YPLP PT PGRI Kediri, Dr. Ir. Juli Sulaksono, M.M., M.Kom., pimpinan Bank Mandiri dan Bank Jatim, serta keluarga besar sekolah di bawah naungan PGRI.

Rektor UNP Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kediri Raya yang selama ini memberikan kepercayaan kepada UNP Kediri.

“Tanpa dukungan seluruh masyarakat dan para pemangku kepentingan, UNP Kediri tidak mungkin mampu bertahan hingga usia ke-49 sekaligus meraih berbagai prestasi seperti saat ini,” ujarnya.

Ucapan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, UNP Kediri menunjukkan tren peningkatan kinerja yang ditandai dengan sejumlah penghargaan bergengsi.

UNP Kediri berhasil menerima Anugerah Kampus Unggulan dari LLDIKTI Wilayah VII sebagai perguruan tinggi dengan Pelaporan Beasiswa Terbaik.

Di bidang kemahasiswaan, UKM Mapala UNP Kediri sukses menjadi Juara I tingkat Jawa Timur dalam kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan bersama Dinas Kehutanan Jawa Timur dan kini dipercaya mewakili Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional.

Prestasi juga datang dari bidang olahraga. Atlet mahasiswa UNP Kediri berhasil tampil pada kejuaraan internasional di Korea Selatan, memperkuat eksistensi kampus di tingkat global.

Usai kegiatan, Rektor menjelaskan bahwa secara administratif UNP Kediri telah berdiri sejak 1976 berdasarkan Surat Keputusan Kementerian. Namun, kegiatan akademik pertama baru dimulai pada 19 Februari 1977 melalui kuliah umum yang dibuka Bupati Kediri saat itu. Karena itu, tahun ini diperingati sebagai Dies Natalis ke-49, sedangkan tahun 2027 akan menjadi perayaan usia emas ke-50.

Selain jalan sehat, rangkaian Dies Natalis juga diisi pagelaran wayang kulit dan turnamen bola voli Nusantara Cup.

Memasuki 2027, UNP Kediri akan menghadapi dua agenda strategis, yakni perayaan 50 tahun berdirinya kampus dan pergantian rektor beserta jajaran pimpinan sebagai bagian dari regenerasi organisasi.

Di saat yang sama, kampus memasang target besar meraih Akreditasi Unggul sebagai pijakan meningkatkan daya saing di tingkat nasional.

Lima program studi menjadi prioritas dalam proses re-akreditasi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR).

“Target kami jelas, menjadikan UNP Kediri sebagai perguruan tinggi yang semakin berkualitas dan menjadi pilihan masyarakat. Karena itu, persiapan menuju Akreditasi Unggul terus kami lakukan,” tegas Dr. Zainal.

Dengan modal prestasi yang terus bertambah, tantangan berikutnya bagi UNP Kediri adalah memastikan momentum menuju usia emas tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi titik lompatan kualitas akademik, tata kelola, dan kepemimpinan. Publik kini menanti apakah target Akreditasi Unggul dan regenerasi kepemimpinan pada 2027 mampu membawa UNP Kediri naik ke level yang lebih kompetitif di kancah nasional. (ade/wan)