Pojokkiri.com

Wabup Sampang Buka Musrenbang Torjun 2027, Camat Fokus Infrastruktur Berkelanjutan

Pojokkiri.com, – SAMPANG – Pemerintah Kecamatan Torjun mulai menyusun peta jalan pembangunan masa depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Kegiatan yang menjadi wadah sinkronisasi usulan desa ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sampang, Kh. Ahmad Mahfudz, pada Rabu (28/1).

Saat Sambutan, Lora Mahfudz memaparkan empat poin utama yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sampang untuk tahun anggaran 2027.

Dalam arahannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Lora Mahfudz tersebut menegaskan bahwa Musrenbangcam bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah strategis untuk menghasilkan program yang konkret dan bermanfaat bagi masyarakat. Tema besar yang diusung tahun ini adalah peningkatan daya saing daerah dan pemerataan kualitas pelayanan dasar.

Dengan konsep empat pilar prioritas pembangunan, Lora Mahfudz memaparkan empat poin utama yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sampang untuk tahun anggaran 2027:

Peningkatan SDM: Mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing dalam lingkungan sosial yang harmonis.

Pengentasan Kemiskinan: Mempercepat penurunan angka kemiskinan dan penguatan ekonomi lokal.

Konektivitas Wilayah: Pembangunan infrastruktur dasar yang berwawasan lingkungan.

Digitalisasi Birokrasi: Transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.

“Sebagai ketua tim percepatan penurunan kemiskinan, saya berharap penurunan angka kemiskinan di Sampang bukan sekedar data statistik, tetapi menjadi realitas yang dirasakan langsung oleh warga,” ujar Lora Mahfudz.

Camat Torjun, Khairil Anwar Saat Foto Bersama Wabup Sampang, KH. Achmad Mahfudz, Forkopimcam dan Istrinya Usai Acara Musrenbang Kecamatan Torjun.

Infrastruktur Jadi Skala Prioritas di Torjun, Camat Khairil rangkul dan bina 12 Desa untuk kuatkan Sinergitas.

Menanggapi arahan tersebut, Camat Torjun, Khairil Anwar, menyatakan bahwa dari 12 desa yang ada di wilayahnya, aspirasi masyarakat masih didominasi oleh perbaikan sarana prasarana. Ia menegaskan bahwa infrastruktur akan menjadi prioritas utama usulan Kecamatan Torjun.

“Infrastruktur seperti jalan, jembatan, akses air bersih, hingga jaringan telekomunikasi adalah urat nadi ekonomi. Jika fasilitas fisik ini mantap, mobilitas warga lancar dan kesejahteraan desa akan lebih cepat tumbuh,” jelas Khairil.

Ia menambahkan, pembangunan yang diusulkan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Khairil berharap sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten dapat merealisasikan usulan-usulan prioritas tersebut pada tahun 2027 mendatang.(Man/F-R)