
Lamongan, Pojokkiri.com-Masalah kesemrawutan parkir di sejumlah ruas jalan utama wilayah Jantung Kota Lamongan kian meresahkan warga. Banyaknya kendaraan yang parkir tidak tertata memicu kemacetan parah dan mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.
Berdasarkan laporan dan masukan dari masyarakat, terdapat lima titik utama yang menjadi pusat kemacetan akibat parkir semrawut ini.
Sepanjang Jl. KH Ahmad Dahlan mulai dari depan Kantor Dinas Pendidikan hingga area sekitar warung Soto Mardi, Jl. Suwoko area dari perempatan Soto Mardi ke arah selatan, depan Kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) Lamongan, pertigaan Soto Bandaran dan kawasan Pasar Tingkat Lamongan.
Kondisi ini dikeluhkan langsung oleh salah satu pengguna jalan, Kas (52), warga Sukodadi. Pria yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk pergi ke kantornya ini meminta instansi terkait segera turun tangan membina para juru parkir (jukir).
“Harap diatur dengan baik para jukir itu. Instansi terkait tolong dibina, jangan hanya diambil retribusi para jukirnya saja,” tandas Kas dengan nada masgul kepada wartawan Pojok Kiri, Selasa (4/8/2026) pagi.
Kas menambahkan bahwa penertiban ini sangat mendesak demi kelancaran arus lalu lintas. Pasalnya, penyempitan jalur akibat parkir liar tersebut sangat mengganggu pengendara, baik roda dua maupun roda empat.
“Wewenang parkir di jalur tersebut bukanya tanggung jawab Dishub Lamongan, ya mas?” pungkasnya mempertanyakan fungsi pengawasan dari Dinas Perhubungan setempat.
Warga berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan tidak menutup mata dan segera melakukan tindakan tegas di lapangan agar fungsi jalan kembali optimal dan bebas dari kemacetan.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

