Pojokkiri.com

E-Ticketing akan Diberlakukan, malah Diisukan Objek Wisata Sarangan akan Dijual

Magetan, Pojok Kiri. –  Pemerintah Kabupaten Magetan, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), berharap bisa mengurangi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) dari objek wisata Sarangan. Karena itu, sistem e-ticketing akan diberlakukan bagi wisatawan yang akan datang ke Sarangan.
Rencana pemberlakuan e-ticketing ini memunculkan isu di tengah masyarakat bahwa objek wisata Sarangan akan dijual ke swasta.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan Joko Trihono mengatakan,  penerapan pemberlakuan sistem e-ticketing memang tidak mungkin langsung bisa sempurna 100 persen.
“Sehingga,  pembangunan ITE itu juga melihat kepentingan masyarakat, nantinya pembangunan e-ticketing ini juga mengakomodir kepentingan masyarakat,” ucapnya. Senin (26/11/2021).
Ditambahkan oleh Kadisparbud, wisata Telaga Sarangan ini sangatlah unik karena menjadi salah satu tempat wisata yang juga jadi satu dengan permukiman warga.
Dengan adanya e-ticketing ini nanti ada pertanyaan dari warga masyarakat Sarangan sendiri. Apabila nantinya ada kunjungan dari keluarga (nompo tamu) atau mempunyai hajatan (ndue gawe) itu bagaimana?
“Disparbud Magetan akan melakukan desain artinya ketika mereka melakukan koordinasi di lapangan, katakanlah ada rumah A melakukan hajatan akan disiapkan 1 pintu untuk akses itu dan tidak kita tarik retribusi yang ada,” jelasnya.
Untuk keseharian bagi warga dan sekitarnya, pihaknya yakin tidak akan adanya kesulitan, karena e-ticketing ini mengakomodir nanti juga membangun ITE ini berbasis income.
“Jadi memang salah satu pengecualian termasuk pelaku jasa wisata ataupun para pekerja yang ada di wisata Telaga Sarangan, desain ITE itu tergantung bagaimana desain  dapat mempermudah masyarakat untuk menggunakannya,” imbuhnya.
Di dalam pembangunan e-ticketing ini nanti ke depan juga dilakukan by reservasi. Artinya, siapapun yang mau datang ke Sarangan menginapnya di mana dapat diketahui melalui e-ticketing.
“Sehingga, nanti apabila ada tamu dari luar kota mau menginap di salah satu hotel yang ada di Sarangan itu akan kita lihat ada lahan parkirnya atau tidak.  Nanti akan dipersilakan untuk masuk lokasi,” tutupnya. (G.lih/Adv)

Berita Terkait

Akhirnya Seluruh Fraksi DPRD Bojonegoro Setujui Raperda RTRW  Tahun 2021-2041 

Digelar, Malam Penganugerahan Lomba Video Kreatif Cover Lagu “Ngleyer” di Hotel Dewarna

UNITOMO BERGOLAK LAGI