Pojokkiri.com

Hijaukan Surabaya dari Pasar Atom dan Eco Enzim Nusantara Surabaya: 50 Tong Biopori dan Tanaman Krokot

Surabaya Pojokkiri.com – Kota Pahlawan kembali menunjukkan langkah inspiratif dalam pelestarian bumi. Rabu siang, 23 Juli 2025, suasana di Pasar Atom Surabaya terasa berbeda. Tak hanya hiruk pikuk pengunjung, namun juga semangat lingkungan yang terpancar dari kegiatan penanaman 50 tong biopori dan tanaman krokot yang digelar oleh Eco Enzyme Nusantara Surabaya berkolaborasi dengan manajemen Pasar Atom.

Kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata dari gerakan pelestarian lingkungan, selaras dengan komitmen Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam menangani persoalan sampah yang semakin menggunung di kota besar ini.

Ketua Eco Enzyme Nusantara Surabaya, Christiany Tanzil, mengungkapkan bahwa kegiatan ini terinspirasi langsung dari seruan Wali Kota Surabaya untuk mengelola sampah secara bijak.

“Kami melihat bahwa Bapak Wali Kota Eri Cahyadi mencanangkan untuk menyelamatkan sampah-sampah di mana penimbunan sudah sangat banyak sekali. Untuk itu, Eco Enzim Surabaya Nusantara hadir untuk berpartisipasi mengurangi tumpukan sampah sesuai dengan himbauan beliau, mulai dari yang skala kecil ” ujarnya.

Christiany menjelaskan, selama setahun terakhir, pihaknya telah menanam 50 tong biopori di kawasan Pasar Atom. Tong-tong tersebut menjadi tempat pengolahan limbah organik seperti sisa makanan dari food court dan kulit buah yang sebelumnya hanya menjadi beban TPS.

“Dalam sebulan, bisa terkumpul 3.5 hingga 3.8 tonsetiap bulannya dari sisa makanan dan kulit buah yang masuk ke biopori. Hasilnya luar biasa,” tambahnya.

Tak hanya berhenti pada biopori, gerakan penghijauan juga dilakukan dengan penanaman tanaman krokot, yang dikenal sebagai tanaman liar bernutrisi tinggi dan mampu bertahan di iklim panas. Tanaman ini ditanam di sekitar area biopori sebagai pelengkap ekosistem hijau yang berkelanjutan.

“Dengan penanaman hari ini, kami berharap bisa memperluas ke titik-titik lain di Pasar Atom. Harapannya, ini bisa menjadi contoh bagi mall-mall lain di Surabaya,” jelas Christiany.

Seluruh kegiatan ini turut melibatkan penggunaan cairan eco enzyme, cairan organik fermentasi yang terbukti mampu: Menetralisir bau tidak sedap, Menjernihkan air dan Menyuburkan tanah.bahkan jernihkan udara

“Setiap hari, setelah Pasar Atom tutup, dilakukan penyemprotan eco enzyme di TPS. Hasilnya, hampir tidak ada lalat sekarang. Kebersihan lingkungan jauh lebih terjaga,” terang Christiany.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak yang hadir langsung di lokasi. Di antaranya adalah: Mayor Jenderal TNI (Purn) Halim Hermanto, Drs Mayor Kasman Roy, Laode, Teguh, Sholeh, Darul, Poyanto, Ibu Kang Kiem Sin, Fui Dju (Medan), Padma, Tya, Jessica, Nina, Erlina dan Heri Laksana dan Wilopo.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa gerakan cinta lingkungan ini mendapat tempat di hati berbagai kalangan, mulai dari militer, masyarakat umum, hingga komunitas hijau.

Langkah yang diambil Eco Enzyme Nusantara Surabaya dan Pasar Atom ini merupakan bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil namun konsisten. Harapannya, inisiatif ini dapat menular ke mall dan pusat perbelanjaan lain di Surabaya, sehingga konsep “zero waste mall” bukan lagi mimpi.

“Ini kami lakukan secara simultan, tidak hanya hari ini, tapi terus menerus. Harapannya, lingkungan Pasar Atom jadi bersih dan menjadi contoh bagi yang lain,” tutup Christiany Tanzil (Sam)

Berita Terkait

Debat Terakhir Pilkada Jatim 2024: Visi Infrastruktur dan Lingkungan Hidup untuk Masa Depan Jawa Timur

Seluruh Komunitas Eco Enzyme Berkolaborasi Gelar Aksi Peduli Lingkungan di Surabaya. Ajak Warga Kurangi Sampah Organik

sukoto pojokkiri.com

Jatim Borong ProKlim 2025, Lia Istifhama Puji Konsistensi Pemprov Jatim