
Gresik, pojokkiri.com
Berdiri kokoh di atas lahan seluas 1 hektare tepat di jantung Kecamatan Balongpanggang, Sekolah Menengah Kejuruan Hidayatul Ummah Balongpanggang (SMK HU-BP) mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan paling strategis dan diperhitungkan di wilayah Gresik Selatan.
Waka Kesiswaan SMK HU-BP, Moh Adlan, dalam selayang pandangnya menuturkan bahwa sekolah ini tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, melainkan juga berkomitmen penuh dalam mencetak generasi yang siap kerja, berjiwa wirausaha, dan berkarakter Islami.
Saat ini, kepercayaan masyarakat terus meningkat, terbukti dengan total 600 siswa aktif yang sedang menimba ilmu di sana.
Untuk menjawab tantangan zaman, SMK HU-BP menghadirkan empat konsentrasi keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini ;
Desain Komunikasi Visual (DKV), dimana mereka membekali siswa dengan keterampilan fotografi, editing video, broadcasting, dan industri kreatif digital serta banyak lainnya.
Teknik Kendaraan Ringan (TKR) yang mana siswa menguasai bongkar pasang komponen mobil secara menyeluruh beserta seluruh aksesorinya.
Sedangkan untuk Teknik Sepeda Motor (TSM), yang mana fokus pada perawatan, perbaikan, dan pengenalan mendalam seputar dunia otomotif roda dua dan asesoris.
Di Akuntansi sekolahan SMK HU-BP telah mempersiapkan tenaga akuntan handal yang siap mengelola tata buku dan administrasi keuangan di dunia perkantoran.
Sebagai nilai tambah, jurusan Akuntansi juga dilengkapi dengan materi Kewirausahaan, yang mana sswa diajarkan keterampilan praktis seperti membuat produk kuliner modern.
”Bagi anak-anak yang tidak melanjutkan kuliah, mereka punya modal kuat untuk membuka usaha sendiri di rumah, memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran digital,” ujar Moh Adlan.
Kualitas lulusan SMK HU-BP tidak perlu diragukan lagi. Melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama 6 bulan di kelas 11, siswa diterpa langsung di dunia industri.
Hasilnya nyata, sebanyak ratusan alumni tercatat sudah langsung bekerja, salah satunya tersebar di perusahaan besar seperti PT Kawung.
Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan, tahun ini SMK HU-BP mencatatkan prestasi gemilang. Sebanyak 6 siswa berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan 23 siswa melanjutkan ke perguruan tinggi swasta melalui jalur beasiswa KIP-Kuliah.
Aktivitas non-akademik di SMK HU-BP juga menjadi wadah pembentukan karakter dan prestasi siswa :
Pencak Silat, sebagai warisan nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU) untuk membentengi diri dan menanamkan jiwa kesatria.
Paskibra SMK HU-BP berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meloloskan anggotanya ke tingkat Kabupaten Gresik selama dua tahun berturut-turut.
Futsal dan Kursus Menyetir Mobil, menjadi fasilitas tambahan untuk menyalurkan bakat dan menambah kecakapan hidup (life skill).
Berkat pembinaan internal yang kuat, siswa SMK HU-BP rutin bersinar dalam ajang bergengsi seperti Lomba Kompetensi Siswa (LKS), serta berbagai kejuaraan bela diri dan akuntansi dari tingkat kabupaten hingga tingkat provinsi.
Selain disiplin melalui upacara bendera, pembiasaan diri bernuansa religius menjadi makanan sehari-hari. Setiap pagi, seluruh siswa diwajibkan melaksanakan shilat Duha berjamaah dan mengikuti program keagamaan tambahan.
Sebagai sekolah yang mengemban amanat Nahdlatul Ulama, penanaman akhlakul karimah menjadi fondasi utama. Jelasnya.
Mengakhiri pemaparannya, Moh Adlan berharap SMK HU-BP dapat terus jaya dan bergerak maju bersama seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Hidayatul Ummah mulai dari Sekober, TK, MI, MTs, MA hingga SMK.
”Kami berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik dan memuaskan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Balongpanggang dan sekitarnya,” pungkasnya. (Dyo)

