Pojokkiri.com

Tari Kembang Goyang Warnai Haflah Akhirussanah SMK HU-BP, Sukses Pukau Ratusan Undangan

Gresik, pojokkiri.com

Alunan musik tradisional yang rancak berpadu indah dengan gemulainya gerak tari menghentak halaman SMK Hidayatul Ummah Balongpanggang (SMK HU-BP) pada acara Haflah Akhirussanah tahun ajaran 2025/2026 yang digelar pada Rabu (17/6/2026) ini seketika berubah menjadi arena pertunjukan seni yang sangat megah dan meriah berkat kreativitas para siswanya.

​Dari berbagai suguhan seni yang ditampilkan, Tari Kembang Goyang menjadi primadona yang paling mencuri perhatian. Tarian khas Banyuwangi ini dibawakan dengan begitu apik dan penuh penghayatan oleh lima siswi terbaik SMK HU-BP.

​Mengenakan busana adat yang anggun, kelima penari tersebut bergerak seirama, memadukan kelincahan gerak khas pesisir timur Jawa dengan kelembutan yang memikat.

Sorot mata yang tajam namun ramah, ditambah dengan kelenturan tubuh para siswi saat membawakan koreografi, sukses menghidupkan suasana panggung.

Penampilan spektakuler ini pun langsung disambut tepuk tangan riuh dan decak kagum dari ratusan pasang mata wali murid serta tamu undangan yang memadati area sekolah.


Tari Kembang Goyang merupakan tarian kreasi baru yang enerjik dan ceria. Tari ini menggambarkan keceriaan remaja putri yang mulai mengekspresikan semangat masa muda mereka melalui kreatifitas.

​Di balik kemeriahan pentas seni yang memukau tersebut, suasana khidmat tetap terasa saat Kepala Sekolah SMK HU-BP, Yulistiana, memberikan sambutannya. permohonan maaf jika selama masa pendidikan terdapat kebijakan sekolah yang dirasa belum sempurna.

Ia menegaskan bahwa setiap perubahan kebijakan yang diambil sekolah selalu berorientasi pada masa depan siswa demi membanggakan orang tua.

​”Ingat, kunci kesuksesan itu hanya satu, adalah doa dan restu orang tua. Mari kita terus memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi dan buktikan bakti kalian kepada orang tua,” pesan Yulistiana dengan penuh senyum.

​Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, motivasi terbesar anak lahir dari rumah.

​”Apapun niat dan cita-cita anak, jika tidak didorong oleh orang tua, mereka akan enggan. Untuk itu, peran serta orang tua sangatlah penting,” jabarnya.

Diakhir sambutannya Yulistiana menyampaikan, Alhamdulillah epercayaan masyarakat yang tinggi terhadap SMK HU-BP juga dibuktikan dengan melonjaknya angka pendaftar pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

​Hingga pembukaan gelombang 3, tercatat sudah ada 294 siswa yang mendaftarkan diri. Dari total kuota yang disediakan sekolah sebanyak 300 siswa, saat ini SMK HU-BP hanya tinggal menyisakan slot untuk 6 siswa lagi sebelum pendaftaran resmi ditutup. Tambahnya. (Dyo)