
Situbondo,pojokkiri.com
Pengacara Gravitas Yupitery S.H wakil ketua lembaga Federasi Advokat Republik Indonesi (Ferari), protes keras terhadap adanya penebangan pohon cempaka di makam umum yang berada di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Senin (15/6/2026).
Hal ini diungkapkan setelah ia menerima keluhan dari warga setempat.
“Berdasarkan pengaduan warga di Desa Kayuputih, Dusun Krajan RT 001 RW 002, telah terjadi penebangan pohon di kuburan. Lahan tersebut dalam pengawasan desa dan warga , “katanya.
Selain itu, kata Gravitas Yupitery S.H sapaan akrabnya, berdasarkan informasi yang diterimanya pohon tersebut dijual oleh istri mantan kepala desa wilayah setempat.
Permasalahan tersebut, awalnya sudah disampaikan kepada pihak dusun di Desa Kayuputih.
“Awal pengaduan ini disampaikan oleh warga kepada bapak kampung dan dikoordinasikan kepada kami, kini telah terjadi jual beli pohon di mana hasil penjualan diduga diterima oleh istri mantan kepala desa, di mana status mantan kades saat ini telah diberhentikan sementara karena diduga tersandung kasus, ” ucapnya.
Tak hanya itu, setelah dirinya melakukan konfirmasi terhadap pihak desa setempat, menurutnya desa sendiri tidak mengetahuinya.
“Kejadian ini sangat berdampak kepada lingkungan makam, dan diduga ada penyelewengan dana hasil jual beli pohon yang berada di lingkungan makam yang dilakukan oleh istri mantan kades Kayuputih, sementara diketahui pohon tersebut sudah lama dirawat dan dijaga oleh warga setempat, ” terangnya.
Sementara itu, pihak penebang pohon di kuburan Kayuputih, belum berhasil dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut. (Inul)

