Pojokkiri.com

Polisi Rajin Razia Pengendara Motor tak Berhelm, Penjualan Helm Naik Signifikan

 

Bagus Satria saat memilih helm di kios Helm Jalan KH.Ahmad Dahlan, Lamongan.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Sejak kepolisian Lamongan mengencarkan kembali razia pengendara roda dua yang tidak memakai helm, penjual helm di kota Soto Lamongan ketiban rezeki karena ramainya serbuan pembeli.

Saah satu penjual helm Warga KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Nono (45) yang menggelar dagangannya di kiosnya mengaku, semenjak gencarnya polisi merazia pengendara roda dua tidak memakai helm, penjualan helm di kiosnya mengalami peningkatan signifikan.

“Alhamdulillah mas setiap hari 8 sampai 12 helm terjual,” kata Nono, Senin (4/11/2024).

Dengan berbagai model dan ukuran serta merk, Nono menjual helm mulai Rp50.000 hingga harga paling mahal sebesar Rp300.000.

“Kebanyakan yang laku helm anak-anak Mas. Harganya cuma Rp50.000-Rp70.000,” jelasnya.

Seorang pengendara sepeda motor bernama Bagus Satria, pelajar SMK di Jalan Veteran Lamongan mengatakan dirinya sengaja mampir di penjual helm punya Nono untuk membeli dan digunakan supaya tidak terjaring razia polisi.

“Nggak ada helm di rumah, jadi saya beli disini untuk perjalanan ke sekolah supaya tidak terjaring razia polisi,”jelasnya.(lut)