
Lamongan, Pojok Kiri.com- Suasana ramai tampak dari kejauhan, saat Pojok Kiri baru tiba di Komplek Pasar Baru Lamongan Jalan KH. Hasyim Asy’ari, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Di warung tenda Tahu Campur Pak Rupi’in atau lebih dikenal dengan Cak Petruk, belasan orang sedang menikmati hidangan khas Lamongan. Sementara itu, banyak juga pelanggan yang masih mengantre.
Tahu Campur Pak Petruk ini sudah eksis selama 25 tahun di warung tendanya di depan Pasar Baru Lamongan.
“Disini isiannya banyak, potongannya besar-besar, kuah dan petisnya sedap. Cocok kalau pengen makan yang hangat-hangat,” ujar Yuliati, pelanggan tahu campur Cak Petruk asal Kalikapas saat berbincang dengan koran Pojok Kiri, Rabu (11/12/2024) malam.
Isian satu porsi tahu campur Cak Petruk terdiri dari, lontong, mie kuning, lento, krupuk, tahu, selada, daging atau tetelan sapi. Kemudian disiram dengan kuah.
Petis yang digunakan disini dimasak dahulu bersama dengan bumbu rahasia lainnya. Warung tahu campur Pak Rupi’in alias Cak Petruk buka dari pukul 16.00 hingga pukul 23.00 WIB.(lut)

