

Lamongan, Pojok Kiri.com-Komplotan begal bersenjata kembali beraksi di wilayah Kabupaten Lamongan. Kali ini kejadiannya di Jalan Lamongrejo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Informasi yang dihimpun Pojok Kiri, peristiwa tersebut dialami oleh korban Suroso (54) warga Dusun Kayen, Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio saat hendak berangkat kerja sebagai pengatur jalan (baca polisi cepek) di Jalan Panglima Sudirman pada Kamis (19/9/2024) sekira pukul 04.00 WIB.
Dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam Tahun 2009 dengan nomor noka MH328D20B9J182985, nosin JFU1E2215664, Nopol S-4196-JAK.
Namun saat melintas di Jalan Lamongrejo, persisnya depan Klinik Sartika, tiba-tiba korban dihadang dua orang pelaku tidak dikenal membawa senjata tajam jenis clurit.
Begitu dekat, seorang pelaku berkata “Muduno Timbang Tak Bacok” sambil mengarahkan clurit pada korban dan clurit tersebut berhasil ditangkis korban.
Selanjutnya, motor korban dibawah kabur salah seorang pelaku kearah utara. Diduga panik, salah satu pelaku lain tertinggal ditempat kejadian dan dikejar warga dan berhasil diamankan.
Kemudian datang petugas kepolisian dan mengamankan pelaku yang tertinggal itu beserta barang bukti sebilah clurit. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawah ke Mapolres Lamongan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Condro Putro yang dikonfirmasi melalui Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Lamongan Iptu Yusuf Efendi, S.T, M.H membenarkan kejadian tersebut.
“Kasusnya ditangani Satreskrim Polres Lamongan Lamongan. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan,” tandas Yusuf singkat.(lut)

