
Surabaya Pojokkiri.com – Sebuah video mengerikan yang memperlihatkan aksi pengeroyokan di Jalan Rajawali, Surabaya, mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, sekelompok remaja menyerang seorang pemuda menggunakan senjata tajam.
Insiden yang terjadi pada Minggu (5/1/2025) ini langsung ditangani Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Polsek Pabean Cantikan. Berkat respons cepat, polisi berhasil mengamankan enam pelaku yang terlibat.
Salah satu korban, MAS (22), menjadi sasaran serangan hingga mengalami luka bacok di kepala dan badan. “Korban sudah mendapat perawatan medis dan kini sedang menjalani rawat jalan,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, saat memberikan keterangan, pada Senin (6/01/2025).
Kronologi Kejadian
Insiden ini bermula ketika kelompok remaja tersebut terlibat cekcok dengan korban. Cekcok itu memuncak menjadi pengeroyokan yang dilakukan secara sadis di tengah jalan. Salah seorang pengguna jalan yang melihat aksi itu merekam kejadian dan mengunggahnya ke media sosial, sehingga menyulut kemarahan warganet.
Dalam video yang viral, terlihat para pelaku menggunakan senjata tajam untuk menyerang korban. Aksi mereka berlangsung di depan banyak orang, tanpa memedulikan keselamatan pengguna jalan lain.
Langkah Cepat Polisi
Setelah video tersebut tersebar, polisi bergerak cepat untuk mengidentifikasi para pelaku. Iptu Suroto mengungkapkan bahwa anggotanya langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan mendalam.
“Hasil penyelidikan, kami berhasil mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam pengeroyokan. Mereka adalah RYDS (20), IA (20), F (16), RS (17), AB (17), dan NAJ (16), yang semuanya merupakan warga Surabaya,” jelas Iptu Suroto.
Penyelidikan dan Pengungkapan Motif
Polisi saat ini masih mendalami motif di balik pengeroyokan tersebut. Selain itu, peran masing-masing pelaku dalam insiden ini juga tengah diidentifikasi. “Kami ingin memastikan siapa yang berperan sebagai pelaku utama, siapa yang membawa senjata tajam, dan bagaimana aksi ini bisa terjadi,” tambahnya.
Kondisi Korban dan Reaksi Masyarakat
MAS, korban dalam insiden ini, mengalami luka bacok serius di kepala dan tubuhnya. Meski begitu, berkat penanganan medis yang cepat, kondisinya kini berangsur membaik. Sementara itu, masyarakat Surabaya mengecam keras aksi para pelaku. Warganet memuji langkah cepat polisi yang berhasil menangkap pelaku hanya dalam waktu singkat.
“Terima kasih kepada masyarakat yang membantu memberikan informasi melalui rekaman video. Ini membuktikan bahwa kerja sama antara warga dan polisi sangat penting dalam menjaga keamanan,” ujar Iptu Suroto.
Peringatan untuk Warga Surabaya
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjauhi tindakan kriminal dan kekerasan. Kepolisian juga mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku sesuai hukum yang berlaku. “Kami pastikan tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan di Surabaya. Keamanan warga adalah prioritas kami,” tegas Iptu Suroto.
Insiden ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk menjaga ketertiban dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif (Sam).

