
Situbondo, Pojok Kiri
Dewan Pembina LBH Mitra Santri Abd. Rahman Saleh menemukan adanya indikasi percobaan pemerasan politik dan uang terhadap Zeiniye anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.
Sabtu, (12/1/2025). Pasalnya, percobaan pemerasan tersebut tekait pelaporan Zeiniye ke KPK dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dalam perkara kegiatan wawasan kebangsaan yang dinilai fiktif padahal kegiatan tersebut diselenggarakan dengan baik.
LBH Mitra Santri, sudah mengantongi nama-nama orang yang diduga kuat melakukan percobaan pemerasan uang dan pemerasan politik terhadap Zeiniye.
” LBH Mitra Santri menemukan ada percobaan pemerasan politik dan uang yang menimpa Zeiniye. Ini, adalah sangat sadis dan sangat tidak bermoral, sehingga kepentingannya hanya uang dan jabatan, ” ujar Abd. Rahman Saleh kepada Pojok Kiri melalui telepon selulernya.
Bukti-bukti, kata Abd. Rahman Saleh sudah dimilikinya seperti percakapan melalui whatsapp dan sejenisnya.
” Saat ini terus melakukan investigasi dan penelusuran jejak digital, baik melalui percakapan whatsapp dan sejenisnya. Nantinya, akan kami jadikan alat bukti hukum bahwa ada indikasi percobaan pemerasan politik dan uang yang menimpa Zeiniye, ” jelasnya.
Siapa orang-orang yang mencoba melakukan pemerasan, tekanan dan beberapa permintaan kepada Zeiniye? menurut Abd. Rahman masih disimpan dan sengaja dirahasiakan. Dan pada waktunya akan dibuka ke permukaan publik.
” Masih menyimpan rapat-rapat siapa orangnya, siapa yang telah mencoba menghubungi dan melakukan tekanan dan beberapa permintaan terhadap diri Zeiniye. Ini, akan terus dikembangkan agar modus semacam ini tidak menimpa pejabat lainnya terutama pejabat yang ada di Situbondo, ” ucapnya.
Sementara itu, Abd. Rahman Saleh pria asal Kecamatan Jangkar seorang advokad dan dosen Universitas Ibrahimy (UNIB) Sukorejo, Situbondo sangat menyayangkan adanya tindakan para pihak yang telah mencoba melakukan pemerasan secara politik dan pemerasan uang terhadap Zeiniye, dengan dalil motif kasusnya akan dihentikan.
” Kelihatan sekali semuanya motifnya adalah politik dan uang. Kami akan terus memantau dinamikanya, begitu juga terhadap para pihak yang telah membikin konten-konten secara visual yang telah menjustifikasi Zeiniye telah bersalah. Sementara Zeiniye sendiri, saat ini masih bersih secara hukum, jangan menggiring opini publik seakan Zeiniye salah secara hukum, “pungkasnya. (Inul)

