Pojokkiri.com

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Panti Asuhan Surabaya Diamankan, Korban Diduga Lebih dari Satu

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Dirmanto (Samsul)Surabaya, Pojokkiri.com Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Jawa Timur bergerak cepat mengamankan terduga pelaku kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di salah satu panti asuhan di Surabaya. Kasus ini mendapat perhatian serius dari kepolisian karena korban diduga lebih dari satu.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, mengungkapkan bahwa tersangka telah diamankan oleh tim penyidik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Terduga pelaku sudah diamankan oleh tim Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Kombes Pol Dirmanto dalam keterangannya di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Jumat (31/1) malam.

Mengenai kronologi kejadian, Kombes Pol Dirmanto menyebut bahwa pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan signifikan dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan informasi sementara, jumlah korban dalam kasus ini tidak hanya satu.

“Menurut informasi awal yang kami himpun, korban dalam kasus ini lebih dari satu. Proses penyelidikan masih berjalan, dan kami akan terus menginformasikan perkembangan terbaru setelah mendapatkan hasil yang lebih pasti,” tegasnya.

Polda Jatim menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian khusus, mengingat para korban adalah anak-anak penghuni panti asuhan yang seharusnya mendapatkan perlindungan dan pengasuhan yang layak.

“Kami sangat serius menangani kasus ini, apalagi korban adalah anak-anak yang berada di panti asuhan, tempat mereka seharusnya merasa aman dan terlindungi. Kami akan memastikan kasus ini ditangani dengan maksimal,” tambahnya.

Hingga saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan bukti dan menggali keterangan dari berbagai pihak untuk mengungkap lebih jauh kasus yang mengejutkan ini. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui informasi tambahan yang dapat membantu proses penyelidikan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan serta perlindungan terhadap anak-anak, khususnya mereka yang berada dalam lingkungan panti asuhan (Sam)

Berita Terkait

Diisukan Bebas Berbayar, Terduga Pelaku Judi Bantah Beri Uang Polisi

sukoto pojokkiri.com