
Lamongan, Pojok Kiri.com-Jalur Lintas Utara (JLU) Lamongan yang dikenal rawan kecelakaan lalu lintas akhirnya mendapat perhatian khusus. Pada Selasa (23/9) pagi, digelar doa bersama di Simpang Empat Kalikandang, Desa Balun, Kecamatan Turi, sebagai bentuk ikhtiar menjaga keselamatan pengguna jalan raya sekaligus mendoakan bangsa Indonesia.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.EK., bersama Wakil Bupati, anggota DPRD Lamongan, perwakilan BBPJN Jatim-Bali yang diwakili PPK 45 Arvian, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Muspika Kecamatan Turi, Kepala Desa Balun, serta warga sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur menegaskan pentingnya doa bersama sebagai bentuk harapan agar masyarakat selalu dalam lindungan Tuhan dari segala marabahaya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan keberadaan JLU Lamongan demi kepentingan bersama.
“Selain berdoa, kita juga perlu bersama-sama menjaga dan memanfaatkan jalan lingkar utara ini dengan baik, agar keberadaannya memberi manfaat dan keselamatan bagi kita semua,” ungkap Yuhronur.
Kegiatan ditutup dengan doa lintas tokoh agama yang diikuti seluruh peserta dengan penuh khidmat, mencerminkan kebersamaan masyarakat Lamongan dalam memohon keselamatan, khususnya di wilayah yang kerap disebut jalur maut tersebut.(lut)

