
Surabaya, Pojokkiri — Kota Pahlawan kembali bersiap menyambut salah satu perayaan musik paling bergengsi, Bank Jatim Jazz Traffic Festival (JTF) 2025, yang akan digelar di Grand City Convex Surabaya pada 27–28 September 2025.
Mengusung tema “Be Yourself”, festival ini tidak sekadar menampilkan konser musik, tetapi juga merayakan kebebasan berekspresi, keberagaman budaya, dan kebersamaan lintas generasi.
CEO Suara Surabaya Media, Verry Firmansyah, menegaskan bahwa pesan tema tahun ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga nilai yang lebih dalam.
“Jazz Traffic Festival bukan sekadar konser, melainkan ruang perayaan musik, budaya, dan kebersamaan,” ujarnya, pada Selasa (23/09).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, JTF 2025 menghadirkan suasana yang lebih interaktif. Selain tiga panggung utama, yakni Bank Jatim Stage (Convention Hall), Suara Surabaya Stage (Outdoor), dan MLDSPOT Stage (Exhibition Hall), pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai wahana seperti Playground, Jazz Market, dan Culinary Area.
Menurut Ketua Panitia JTF 2025, Irma Widya Budianti, konsep festival memang selalu dibuat dinamis dan mengikuti semangat zaman.
“Be Yourself artinya bebas menjadi diri sendiri tanpa takut kehilangan identitas, karena Jazz Traffic Festival punya ciri khas sendiri,” jelasnya.
Di Exhibition Hall, pengalaman festival dibuat lebih segar dengan hadirnya Stage Bus, area Food & Beverage, expo interaktif, hingga permainan fisik dari Decathlon.
“Stage bus ini menghadirkan suasana lebih intim. Di sinilah musisi lokal Surabaya tampil berdampingan dengan musisi nasional,” tambah Irma.
Menariknya, festival juga membuka panggung lebih luas untuk musisi lokal. Sehari sebelum puncak acara, tepatnya 26 September 2025, akan digelar Jazz Band Competition. Pemenangnya akan mendapat kehormatan tampil di panggung utama pada 27–28 September.
Momen yang paling ditunggu penonton adalah penampilan Sheila Majid, diva asal Malaysia yang telah mewarnai industri musik Asia sejak 1980-an. Ia akan tampil berkolaborasi dengan gitaris kenamaan Tohpati pada 28 September 2025.
“Biasanya JTF tidak menyediakan kursi. Namun untuk special show Sheila Majid bersama Tohpati, penonton akan duduk. Karena itu, tiket special show dijual terpisah,” terang Irma.
Selain itu, akan ada pertunjukan istimewa bertajuk “Glenn Fredly Live by The Bakuucakar feat Shabrina Leanor”, sebuah tribute penuh makna yang menghadirkan kembali kenangan indah karya-karya Glenn Fredly.
Tahun ini, Bank Jatim turut membawa nuansa berbeda dengan menghadirkan Undian Tabungan Simpeda dalam festival melalui tema “Beyond Collaboration Towards Number One”.
Vice President Dana dan Jasa Bank Jatim, Yetty Fitria S., menyampaikan bahwa Jazz Traffic Festival adalah ajang tepat untuk menggaungkan semangat kolaborasi.
“Salah satu fasilitas Tabungan Simpeda adalah kesempatan mengikuti undian yang digelar secara regional sekali setahun dan nasional dua kali setahun. Hadiah ini efektif mendorong peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya dari tabungan,” ujarnya.
Yetty menambahkan, JTF dipilih karena memiliki basis massa besar dengan kehadiran musisi nasional papan atas seperti Raisa, Ardhito Pramono, dan Denny Caknan.
Hingga Agustus 2025, total Tabungan Simpeda di Bank Jatim mencapai Rp16,058 triliun dengan 2,6 juta nasabah aktif, menempatkan Bank Jatim sebagai BPD dengan nasabah Simpeda terbanyak di Indonesia.
Jazz Traffic bermula dari sebuah program siaran radio Suara Surabaya pada 1983. Musisi legendaris Bubi Chen menjadi salah satu tokoh penting sejak 1985 hingga akhir hayatnya pada 2012.
Program yang digagas Errol Jonathans ini bukan hanya memperkenalkan berbagai sub-genre jazz, mulai dari tradisional hingga kontemporer, tetapi juga membentuk komunitas jazz yang solid di Surabaya dan Indonesia.
Festival pertama kali digelar pada 27–28 November 2011 di Grand City Surabaya. Tahun ini, Jazz Traffic Festival memasuki penyelenggaraan ke-12, tetap konsisten menjadi magnet pecinta musik lintas generasi.
Tiket resmi dapat diperoleh melalui www.jazztraffic.com.
Line Up Bank Jatim Jazz Traffic Festival 2025
Hari Pertama – Sabtu, 27 September
Raisa, Ardhito Pramono, Diskoria feat Andien, Denny Caknan, Coldiac, Suara Kayu, Celia Noreen, 1Tengah, Five Sub, Resident Rush, Wijaya 80, Jazz Band Winner.
Hari Kedua – Minggu, 28 September Sheila Majid live with Tohpati (Special Show), Glenn Fredly Live by The Bakuucakar feat Shabrina Leanor, Bernadya, Indro Hardjodikoro Group feat Indra Qadarsih, The Lantis, Daun Jatuh, The Skuy, Pawitra, Undbodevan, Sounds of Pitches by PCU, Jazz Band Winner (sul)

