Pojokkiri.com

Akhirnya, Dishub Lamongan Sediakan Pos Charger Becak Listrik Prabowo di Terminal Kusuma Bangsa

 

Pegawai Dishub Kabupaten Lamongan menunjukkan Charger Becak Listrik di Pos Jaga Terminal Kusuma Bangsa Lamongan.( Foto: Pojok Kiri for Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok.com – Merespons keluhan para penerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto yang sempat diberitakan Harian Pagi Pojok Kiri terkait kendala baterai dan biaya listrik rumah tangga, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan bergerak cepat (gercep).

Pada Senin (9/2/2026), Dishub Lamongan resmi memasang fasilitas pangkalan pengisian daya (charger station) di Pos Jaga Terminal Kusuma Bangsa, tepatnya di area Pasar Burung, Jl. Kusuma Bangsa, Lamongan Kota.

Pantauan wartawan Pojok Kiri di lapangan menunjukkan sekitar delapan pegawai Dishub Lamongan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdin), Yayuk Rahayu, turun ke lokasi untuk memastikan instalasi perangkat pengisian daya berjalan lancar.

“Mulai hari ini, Senin (9/2), pemilik becak listrik penerima bantuan Bapak Presiden Prabowo sudah bisa menggunakan charger listrik di sini secara gratis,” ujar Yayuk Rahayu saat ditemui di lokasi pemasangan pada pukul 11.00 WIB.

Isi dalaman Charger Becak Listrik di Pos Jaga Terminal Kusuma Bangsa Lamongan.(Foto: Pojok Kiri For Zainul Lutfi)

Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi bagi para penarik becak yang sebelumnya mengeluhkan durasi pengisian daya yang lama serta kekhawatiran akan membengkaknya tagihan listrik rumah jika mengisi daya secara mandiri.

Terkait peresmian secara formal, Yayuk menambahkan bahwa informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui akun media sosial resmi pemerintah daerah. “Launching secara resminya nanti akan diumumkan di akun media sosial resmi Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan,” tambahnya.

Becak Listrik bantuan Presiden Prabowo untuk warga Lamongan.(Foto: Pojok Kiri for Zainul Lutfi)

Meski fasilitas sudah dapat digunakan, Yayuk mengarahkan rekan media  Pojok Kiri untuk mendapatkan penjelasan teknis lebih mendalam langsung kepada Kepala Dinas Perhubungan. “Terkait penjelasan resmi, jenengan bisa konfirmasi langsung saja kepada Bapak Kepala Dinas Dishub, Bapak Dianto,” pungkasnya dengan ramah sebelum meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, bantuan becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) ini dilaporkan mengalami kendala teknis di lapangan, mulai dari performa baterai yang cepat habis hingga minimnya infrastruktur pendukung pengisian daya di area publik Lamongan.

Dengan hadirnya pos charger di Terminal Kusuma Bangsa ini, para penarik becak kini memiliki titik pengisian daya strategis di tengah kota.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber:www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri