
Situbondo,pojokkiri.com
Pemkab Situbondo telah mencairkan dana Rp 14 miliar untuk insentif guru ngaji dan guru minggu di Kota Santri, Selasa (18/3/2026).
Mereka masing-masing mendapat insentif Rp 3 juta, 4.427 guru ngaji dan 111 guru minggu.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menerangkan bahwa insentif guru ngaji dan guru minggu naik dibandingkan dengan masa pemerintahan sebelumnya. Kenaikan insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemkab Situbondo terhadap peran para guru (guru ngaji -guru minggu) dalam membentuk sikap dan akhlak generasi muda.
“Tahun ini insentif guru ngaji dan guru minggu sudah naik dari Rp 2juta menjadi 3 juta, ” kata Bupati Rio.
Pantauan pojokkiri.com, penyerahan insentif guru ngaji dan guru minggu di Ponpes Mambaul Hikam Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo ini berjalan dengan lancar. Guru penerima terlihat gembira dan senyum bahagia menerima insentif tersebut.
Selain itu, Bupati Rio juga menegaskan bahwa para guru ini memiliki kontribusi penting dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual kepada para generasi bangsa di Situbondo.
” Pendidikan yang diajarkan para guru ngaji dan guru tersebut tidak hanya sebatas kemampuan membaca kitab suci Alquran, tetapi juga menyangkut pembentukan sikap hidup anak-anak sebagai penerus generasi bangsa, ” terangnya.
Sementara itu, Sopan Efendi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, membenarkan adanya penyaluran insentif guru ngaji dan guru minggu tersebut. Menurutnya, penyaluran dana ini dipastikan tepat sasaran melalui mekanisme yang telah ditetapkannya.
Dia, berharap kepada para guru ngaji dan minggu yang tersebar di Kabupaten Situbondo, semakin termotivasi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan di dunia pendidikan. (Inul)

