
Lamongan, Pojok Kiri.com-Jajanan kaki lima seringkali menyimpan omzet yang fantastis. Salah satunya adalah “Cilok Idola Tasik” yang mangkal di atas Jembatan Kauman, Jalan Basuki Rahmad, Kecamatan Lamongan Kota. Meski sederhana, kuliner ini telah menjadi primadona, terutama bagi para PNS di lingkungan Pemda Lamongan.
Sang pemilik, Pak Jemblung atau yang akrab disapa Jimi, pria asal Karangkates, Malang mengaku sudah menekuni usaha ini selama tujuh tahun. Dengan resep yang pas, ia berhasil menyajikan cilok dengan cita rasa enak dan gurih yang konsisten.
“Jualan cilok sudah 7 tahun. Sekarang menetap ngontrak di Kauman. Satu porsi harganya bervariasi, ada yang tiga ribu hingga Rp 5.000,” ujar Pak Jemblung saat ditemui di lapaknya, Senin (13/4) siang.
Kepopuleran Cilok Idola Tasik tercermin dari jumlah butiran cilok yang ludes setiap harinya. Pada hari biasa, Pak Jemblung mampu menghabiskan rata-rata 7.000 butir cilok. Angka ini melonjak hingga 8.000 butir saat memasuki hari Sabtu dan Minggu.
Keuntungan yang diraup pun terbilang menggiurkan. Beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, Pak Jemblung bisa membawa pulang omzet jutaan rupiah dalam sehari.
“Alhamdulillah, kalau habis bisa membawa pulang Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta,” tandas pria yang kini mengekos di Kauman Gang 1, Kelurahan Temenggungan tersebut kepada wartawan Pojok Kiri.
Bagi masyarakat Lamongan yang melintasi Jalan Basuki Rahmad, aroma gurih dari Cilok Idola Tasik seolah menjadi undangan untuk mampir dan mencicipi jajanan legendaris di atas jembatan ini.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

