
Lamongan, Pojokkiri.com-Ambisi Persela Lamongan untuk kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan menghadapi jalan buntu. Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan di Grup B Liga 2 musim 2025/2026, peluang Laskar Joko Tingkir untuk mengamankan tiket promosi kini berada di ujung tanduk, bahkan nyaris mustahil.
Hingga pekan ke-24, Persela masih tertahan di peringkat ke-5 klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Selisih poin yang cukup lebar dengan penghuni papan atas membuat langkah anak asuh Bima Sakti kian berat. Saat ini, puncak klasemen dikuasai oleh PSS Sleman dengan 49 poin, disusul ketat oleh PS Barito Putera (48 poin), Persipura Jayapura (47 poin), dan Kendal Tornado FC (44 poin).
Secara matematis, meski Persela menyapu bersih tiga laga sisa dengan kemenangan, poin maksimal yang bisa diraih hanya 46 poin. Jumlah ini sudah tidak mungkin mengejar perolehan poin PSS Sleman dan Barito Putera yang berada di zona aman promosi.
Adapun tiga laga terakhir yang akan dilakoni Persela adalah Persela vs Persipal Palu (Home) – Sabtu, 18 April 2026 (Pekan ke-25), Persela vs Barito Putera (Home) – Sabtu, 25 April 2026 (Pekan ke-26) dan Kendal Tornado vs Persela (Away) – Sabtu, 2 Mei 2026 (Pekan ke-27).
Pertandingan melawan Barito Putera dan Kendal Tornado sebenarnya bisa menjadi laga penentu bagi tim lawan untuk mengunci posisi, sementara bagi Persela, laga-laga ini kemungkinan besar hanya akan menjadi ajang pembuktian harga diri di depan pendukung setia, LA Mania, sekaligus menutup musim dengan catatan yang baik.
Kini, fokus Persela tampaknya harus mulai beralih untuk melakukan evaluasi menyeluruh guna mempersiapkan tim yang lebih solid pada musim mendatang.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

