Catatan Pinggir Wartawan Harian Pagi Pojok Kiri Biro Lamongan, Zainul Lutfi
Hari ini, 18 April 2026, klub kebanggaan warga Kota Soto, Persela Lamongan, merayakan hari jadinya yang ke-59. Di tengah perayaan usia yang kian matang, terselip doa dan harapan besar dari para pendukung setia agar tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini segera kembali ke habitat aslinya, Liga 1.
Perjalanan Persela dalam beberapa tahun terakhir memang menjadi ujian kesabaran bagi para suporter. Sejak dinyatakan terdegradasi dari BRI Liga 1 pada 19 Maret 2022 lalu, Persela masih tertahan di kompetisi kasta kedua.
Memasuki musim 2026/2027 mendatang, Persela dipastikan masih akan berlaga di Liga 2. Hal ini mencatatkan “hat-trick” atau musim ketiga secara beruntun bagi Persela di kasta kedua setelah perjuangan di musim 2025/2026 belum membuahkan tiket promosi ke kasta tertinggi.
Meski harus menelan pil pahit karena belum bisa naik kasta tahun depan, semangat “Keep the Faith” tetap membara di langit Lamongan. Momentum Anniversary ke-59 ini menjadi titik balik bagi manajemen dan tim untuk berbenah lebih serius.
“Selamat ulang tahun ke-59 Persela Lamongan! Lima puluh sembilan tahun penuh cerita, cinta, dan kejayaan. Warga Lamongan akan selalu ada di belakangmu. Semoga secepatnya Laskar Joko Tingkir kembali bersinar di Liga 1,” ungkap salah satu pesan dukungan dari suporter setianya, yang dikirim ke nomor Whatsapp Wartawan Pojok Kiri.
Kini, publik Lamongan menantikan kejutan dan strategi baru dari tim untuk mengarungi musim 2026/2027. Tantangan besar menanti, namun sejarah panjang klub ini menjadi bukti bahwa Persela memiliki mental petarung untuk kembali sejajar dengan klub-klub elit tanah air.(*)

