Pojokkiri.com

Lenggak Lenggok Paras Cantik di Lamongan Carnival Fashion Competition

 

Peserta Carnival Fashion Fest Competition yang digelar perdana di Lamongan Sport Center yang memukau penonton.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif. Salah satu langkah nyatanya dibuktikan melalui penyelenggaraan Lamongan Carnival Fashion Fest Competition yang digelar perdana di Lamongan Sport Center, Jumat (12/6).

Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Nalikan. Dalam sambutannya, Nalikan menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang sebagai ruang strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis karya.

Di hadapan 29 peserta yang berasal dari berbagai daerah—seperti Lamongan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, hingga Malang—serta masyarakat yang memadati lokasi, Nalikan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi kreatif juga menjadi pilar penting yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Lamongan Carnival Fashion Fest Competition saya harap menjadi wadah untuk menunjukkan potensi, inovasi, dan kepercayaan diri generasi muda Lamongan dalam menghadapi persaingan di era ekonomi kreatif,” ujar Nalikan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan zaman, daerah yang maju adalah daerah yang mampu mempertahankan karakter dan keunikan lokalnya, bukan sekadar mengekor tren global. Oleh karena itu, ajang ini diharapkan menjadi sarana efektif untuk mengangkat kekayaan budaya, tradisi, dan potensi lokal Lamongan ke dalam balutan karya modern yang inovatif.

Dongkrak Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi

Pemkab Lamongan menyadari bahwa ekonomi kreatif kini menjadi motor penggerak baru yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing daerah. Guna mendukung hal tersebut, pemerintah daerah terus konsisten membangun ekosistem ekonomi kreatif lewat program yang memfasilitasi talenta baru di bidang fesyen, desain, kerajinan, hingga seni pertunjukan.

Komitmen ini terbukti selaras dengan capaian makroekonomi Kabupaten Lamongan yang terus merangkak naik. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Lamongan sukses menyentuh angka 5,40 persen. Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,81 persen. Sektor industri kreatif pun menjadi salah satu penopang utama di balik tren positif tersebut.

Pada kompetisi perdana ini, para peserta unjuk gigi menampilkan karya terbaik dengan memadukan unsur kreativitas, estetika, dan performa panggung. Tim dewan juri menerapkan tiga aspek penilaian utama, meliputi tata rias (make up), koreografi, dan desain kostum.

Dari seluruh performa yang disajikan, juri akan memilih pemenang untuk kategori Juara I, Juara II, Juara III, Harapan I, dan Harapan II. Melalui kesuksesan gelaran perdana ini, Pemkab Lamongan berharap dapat melahirkan lebih banyak insan kreatif yang mampu menjaga identitas daerah sekaligus memperkokoh perekonomian masyarakat setempat.(lut)

Editor: Zainul Lutfi