
Surabaya, Pojokkiri.com – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Polrestabes Surabaya mengambil langkah tegas dengan meningkatkan pengawasan dan pengamanan di berbagai titik rawan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor serta kejahatan konvensional lain yang berpotensi meningkat selama Ramadan.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa seluruh kekuatan personel akan dimaksimalkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Patroli rutin dan patroli skala besar akan digelar secara intensif, khususnya pada jam-jam rawan aktivitas kejahatan.
Menurut Luthfie, pola pengamanan selama Ramadan akan difokuskan pada waktu-waktu tertentu yang dinilai memiliki potensi kerawanan tinggi, seperti menjelang berbuka puasa hingga dini hari saat masyarakat bersiap sahur.
“Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus rasa aman bagi warga,” tutur Kombespol Luthfi, pada Minggu (8/02).
Ia menyampaikan bahwa patroli tidak hanya diarahkan untuk mengantisipasi curanmor, tetapi juga berbagai bentuk tindak kriminal lain yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Dengan langkah ini, Polrestabes Surabaya ingin memastikan Ramadan dapat dijalani dengan suasana yang lebih tenang dan khidmat.
Kapolrestabes Surabaya juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan menciptakan situasi yang aman tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata.
Ia mengajak warga untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan, menjaga barang berharga, serta peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Dengan saling mengingatkan dan bekerja sama, upaya pencegahan kejahatan akan lebih efektif.
Luthfie berharap, sinergi antara kepolisian dan masyarakat dapat menekan angka kriminalitas selama Ramadan, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan (sul).

