Pojokkiri.com

Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Mojokerto: SPMB Jalur Domisili Relatif Sengit, Nilai TKA Jadi Penentu

Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Mojokerto: SPMB Jalur Domisili Relatif Sengit, Nilai TKA Jadi Penentu

MOJOKERTO – Persaingan masuk SMA Negeri di Kota Mojokerto tahun ini terbilang ketat. Jalur domisili menjadi ajang adu nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) calon peserta didik baru. Indikasinya terlihat dari rentang skor yang masuk daftar perangkingan tahap pertama di situs SPMB Jatim 2026.

Data per Kamis 11/6/2026 sore menunjukkan, skor terendah calon siswa di seluruh SMA Negeri se-Mojokerto Raya masih berada di atas 70. Skor terendah tercatat 75,85 di jalur domisili reguler SMAN 1 Kutorejo.

Sementara skor tertinggi ada di SMAN 2 Mojokerto dengan nilai 93,03. Bahkan, skor terendah di sekolah favorit itu masih 81,20. Angka itu lebih tinggi dibanding skor terendah di SMA Negeri lain.

*”Karena Diseleksi dari Nilai TKA, Jarak Dekat Bisa Tersingkir”*

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Mojokerto, Shyndu Utomo, menyebut kondisi ini membuat persaingan jalur domisili menjadi relatif sengit.

“Tidak sekadar kecemasan, sejak pukul 08.00 pengumuman ranking tahap pertama ini sudah menunjukkan adanya pergeseran. Karena memang diseleksi dari nilai TKA. Jadi meskipun jarak rumahnya dekat dengan sekolah, tapi kalau nilai TKA-nya kecil langsung tersingkir otomatis,” ujar Shyndu, Kamis 11/6/2026.

Ia menjelaskan, mekanisme jalur domisili reguler tahun ini menempatkan nilai TKA sebagai penentu utama urutan. Jarak tempat tinggal hanya menjadi faktor jika nilai sama. Akibatnya, banyak calon siswa dengan domisili dekat sekolah harus tersisih karena nilai TKA lebih rendah dari pendaftar lain.

*Wali Murid Datangi Sekolah Sejak Pagi*

Tingginya skor dan sistem seleksi baru memicu kecemasan wali murid. Sejak pagi, sejumlah orang tua mendatangi SMAN 2 Mojokerto untuk memantau hasil perangkingan anaknya.

“Beberapa wali murid peserta SPMB ke sekolah untuk menanyakan urutan hasil perangkingan tahap 1. Karena memang mungkin gaptek juga, jadi kami jelaskan lagi terkait informasi jalur domisili reguler dan sebaran,” kata Shyndu.

Ia menambahkan, pihak sekolah membuka layanan informasi agar wali murid memahami perbedaan jalur domisili reguler dan sebaran. Termasuk menjelaskan cara membaca peringkat dan proyeksi peluang berdasarkan skor TKA.

*Rentang Skor Tinggi Jadi Gambaran Persaingan*

Pantauan di situs SPMB Jatim 2026 menunjukkan rentang nilai pendaftar jalur domisili umum di SMA Negeri berkisar 93-85. Tingginya ambang batas ini mengindikasikan jumlah pendaftar dengan nilai TKA bagus meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Situasi ini membuat SMAN 2 Mojokerto menjadi salah satu sekolah dengan tingkat kompetisi tertinggi di Mojokerto Raya. Dengan skor terendah 81,20, calon siswa harus berada di kelompok nilai atas agar berpeluang lolos di jalur ini.

SPMB Jatim 2026 masih berjalan hingga proses verifikasi dan daftar ulang. Sekolah mengimbau wali murid terus memantau laman resmi agar tidak tertinggal informasi perubahan peringkat. (Mar)