Pojokkiri.com

Tiga Tahun Melejit, Kinerja Kearsipan Pemkot Mojokerto Capai 79,32 dan 10 OPD Dapat Piagam

Tiga Tahun Melejit, Kinerja Kearsipan Pemkot Mojokerto Capai 79,32 dan 10 OPD Dapat Piagam
Wali Kota Mojokerto foto bersama 10 Kepala OPD

MOJOKERTO, Pojok Kiri – Upaya Pemerintah Kota Mojokerto membenahi administrasi dan tertib arsip membuahkan hasil. Tren positif kembali terlihat dalam Ekspose Hasil Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Rakyat, Rabu (19/8/2026).

Tiga Tahun Melejit, Kinerja Kearsipan Pemkot Mojokerto Capai 79,32 dan 10 OPD Dapat Piagam
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Mojokerto, Abd. Rachman Tuwo MN, S.Sos., M.M. saat memberikan sambutan

Dalam pemaparan tersebut, nilai capaian Pemkot Mojokerto tercatat 79,32. Angka ini melompat jauh jika dibandingkan dua tahun sebelumnya. Pada 2024 hanya 61,68, lalu naik ke 74,71 di 2025, dan kini mendekati angka 80.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. bersama para kepala OPD, sekretaris daerah, dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto.

 

*Kerja Bersama dan Bimbingan Rutin Dongkrak Nilai*

 

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Mojokerto, Abd. Rachman Tuwo MN, S.Sos., M.M. mengungkapkan, lompatan nilai tersebut tidak terjadi begitu saja.

 

“Alhamdulillah setiap tahun grafiknya naik. Dari 61,68 di tahun 2024, kemudian 74,71 di 2025, dan sekarang 79,32 di 2026. Ini berkat kerja bersama, pendampingan yang rutin, serta komitmen seluruh OPD untuk tertib administrasi sesuai aturan,” ungkap Rachman kepada awak media.

 

Menurutnya, kearsipan bukan sekadar soal menyimpan dokumen. Lebih dari itu, ini menyangkut akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Rachman juga merinci, ada 7 indikator yang menjadi tolak ukur penilaian. Meliputi penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, penyusutan arsip, sumber daya manusia kearsipan, hingga sarana dan prasarana pendukung.

 

“Yang tidak kalah penting, hasil pengawasan ini juga masuk dalam indikator penilaian SPBE atau pemerintahan berbasis elektronik. Jadi digitalisasi arsip dan proses bisnis juga ikut diukur,” jelasnya.

 

*Wali Kota Ika Beri Piagam ke 10 OPD Berprestasi*

Tiga Tahun Melejit, Kinerja Kearsipan Pemkot Mojokerto Capai 79,32 dan 10 OPD Dapat Piagam
Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. saat memberikan sambutan

Sebagai bentuk penghargaan atas kinerja, Wali Kota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E. menyerahkan piagam kepada 10 OPD yang dinilai paling baik dalam penyusunan dan penyampaian laporan kearsipan tahun 2026.

 

Wali Kota menyebut, piagam ini bukan sekadar seremoni.

 

“Ini bentuk apresiasi kami. Tapi sekaligus jadi pemicu semangat bagi OPD lain. Harapannya tahun depan tidak ada lagi yang tertinggal. Semua bisa di atas 80 dan kita raih predikat A bersama-sama,” ujar Wali Kota Ika di hadapan peserta.

 

Orang nomor satu di Kota Onde-onde ini juga meminta maaf jika masih ada OPD yang nilainya belum maksimal. Ia mendorong semua perangkat daerah untuk menjadikan hasil ekspose ini sebagai bahan evaluasi dan perbaikan.

 

*Bidik Angka 80 di Tahun 2027*

 

Dengan tren kenaikan selama tiga tahun berturut-turut, Pemkot Mojokerto kini membidik target lebih tinggi. Yakni menembus angka 80 pada 2027.

 

“Insyaallah tahun depan kita bisa masuk angka delapan puluh. Kalau sudah 80, nilainya memuaskan dan predikatnya A. Itu yang kita kejar,” tegas Ika.

 

Ia berharap penguatan tata kelola kearsipan ini bisa berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto.

 

“Kalau arsipnya tertib, datanya valid, maka pengambilan keputusan juga cepat dan tepat. Ujungnya pelayanan ke masyarakat jadi lebih baik,” pungkasnya.

 

Ekspose ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan foto bersama. Pemkot Mojokerto optimis, dengan semangat kolaborasi, target predikat A di 2027 bukan hal yang mustahil. (Mar/Adv)