
Surabaya, Pojokkiri.com.-
Anggota komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo mengatakan pihaknya mendukung diberlakukannya kembali mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) di setiap sekolah.
Politisi Demokrat ini mengatakan manfaat mata pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) adalah untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, membangun karakter yang baik, serta meningkatkan pemahaman dan praktik kehidupan bernegara dan bermasyarakat yang berlandaskan hukum dan moral.
PMP penting untuk membentuk generasi muda yang berkomitmen pada persatuan dan keberagaman, serta memiliki sikap menghargai sesama warga negara,” jelas mantan Sekdaprov Jawa Timur ini, Rabu (1/10/2025).
Pria kelahiran Madiun ini mengungkapkan dengan mulai diberlakukannya PMP ini tentunya bisa menumbuhkan kesadaran akan sistem pertahanan dan keamanan nasional serta pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam membangun negara.
“Dengan pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang solid sejak dini, generasi muda akan lebih kebal terhadap pengaruh negatif dan paham-paham yang dapat memecah belah bangsa,” jelasnya.
Untuk pelaksanaannya, kata Rasiyo tentunya perlu ada inovasi dari tenaga pengajar tentang pemahaman PMP. “Metode pengajarannya disesuai jaman sehingga bisa diterima oleh siswa,” jelasnya.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memang berencana untuk menghidupkan kembali mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) mulai tahun 2020, menyusul wacana yang digulirkan pada 2018. Rencana ini bertujuan untuk penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada generasi muda, meskipun juga menimbulkan perdebatan mengenai metode dan potensi tumpang tindih dengan mata pelajaran yang ada seperti PPKn.(yudhie)

