
Lamongan, Pojok Kiri.com-Sebanyak 21 pelajar dan mahasiswa yang sempat diamankan Polres Lamongan pada Minggu (31/8/2025) malam akhirnya dibebaskan pada Senin (1/9/2025).
Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, menjelaskan, pengamanan dilakukan lantaran mereka diduga terprovokasi untuk bertindak anarkis. Namun setelah didata, dipanggil orang tuanya, dan ada permintaan dari rekan-rekan mahasiswa, mereka kemudian dilepaskan.
“Anak-anak ini dalam keadaan sehat walafiat. Kami tekankan pentingnya pembinaan agar tidak salah langkah,” ujar Agus.
Menurutnya, ajakan anarkis kerap muncul dari media sosial, tayangan televisi, hingga kelompok tertentu. Karena itu, pihaknya menekankan agar generasi muda tidak mudah terhasut.
“Jangan terprovokasi, jangan memprovokasi, dan jangan terhasut. Mereka harus pulang selamat agar tidak jadi pelaku maupun korban,” tegasnya.
Agus juga menepis isu adanya rencana aksi ke DPRD Lamongan. Ia memastikan situasi di Lamongan tetap kondusif berkat sinergi TNI, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.
“Alhamdulillah, secara umum situasi aman. Mari jaga Lamongan tetap damai dan jangan mudah percaya pada berita bohong,” imbaunya.(lut)

