Pojokkiri.com

Tak Lagi Dukung Petahana di Pilkada, Nyai Djuwairiyah Fawaid As’ad : Kami Dikhianati

Foto : Hj. Djuwairiyah Fawaid As’ad Ponpes Salafiyah-Safiiyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur

 

Situbondo, Pojok Kiri
Hj. Djuwairiyah Fawaid As’ad istri almarhum KHR. Ahmad Fawaid As’ad Syamsul Arifin Pengasuh (3) Ponpes Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo, Situbondo blak-blakan memilih mendukung pasangan Rio-Ulfi ketimbang calon petahana Karna-Khoirani di pilkada Situbondo 2024. Alasannya, dukungan penuh itu diberikan kepada Rio-Ulfi karena visi dan misi pasangan Patennang itu, sejalan dengan misi dan visinya yang selaras dengan PPP dan pondok pesantren, Rio sosok tokoh muda sedangkan Ulfi adalah santri yang lahir dari rahim Ponpes Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo. Kamis, (12/9/2024).

Nyai Dju sapaan akrab ibu mertua Pengasuh Ponpes Salafiyah-Syafiiyah Sukorejo KHR. Akhmad Azaim Ibrahimy ini, mengaku jika dirinya telah dikhianati oleh Bupati Karna Suswandi. Hal itu juga yang dijadikan dasar sehingga ia berpaling dari calon petahana Karna-Khoirani di pilkada Situbondo yang akan berlangsung pada bulan November 2024.

” Kami menarik dukungan ke pasangan Karna-Khoirani (Karunia), karena visi kami sudah tidak sama dengan visinya Bupati Karna. Selain itu, juga kami dikhianati kami juga menarik dukungan ke paslon Karunia mengingat pesan almarhum suami, almarhum KHR. Fawaid As’ad, “ujarnya.

Tak hanya itu saja, Nyai Dju juga menyampaikan bahwa pesan sang suami tercintan almarhum KHR. Ahmad Fawaid As’ad kepadanya agar tidak mendukung orang yang cacat hukum dalam posisi apapun.

” Kami, hari ini berikhtiar bersama untuk memenangkan pasangan calon Mas Rio-Ulfi, karena keduanya masih anak muda, bersih dari segala hal yang berkaitan dengan hukum, “terangnya.

Sementara itu, Nyai Djuwairiyah yang juga kakak ipar KHR. Muhammad Kholil As’ad Syamsul Arifin Pengasuh Ponpes Wali Songo, Mimbaan, Panji, Situbondo mengajak kepada para alumni Ponpes Sukorejo untuk bersatu memenangkan pasangan Rio-Ulfi di pilkada. Dia juga meminta agar tidak mementingkan kepentingan sesaat dan melupakan kepentingan alumninya yang sedang berjuang dalam pilkada Situbondo.

“Kami meminta kepada seluruh alumni jangan masuk ke daerah kepentingan sesaat. Mari, kita bergerak bersama-sama berjuang memenangkan paslon Rio-Ulfi pada pilkada Situbondo yang akan dilaksanakan 27 November 2024. Kepada alumni, karena Kiai Fawaid selalu membela dan memperjuangkan kebenaran orang banyak. Maka, saya mengajak kepada alumni untuk kembali memperjuangkan kebenaran dan membantu orang banyak, “pungkasnya. (Inul)