Pojokkiri.com

Keluarga Besar Dinas Pendidikan Situbondo Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri

Foto : Dr. Ratna Koba Susanti, S. Sos,. M. Si Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, Jawa Timur

 

Situbondo, Pojok Kiri
Dr. Ratna Koba Susanti Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional 1446 H/ 2024. ” Keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo, mengucapkan selamat Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2024,” ujarnya.

Bu Ratna, sapaan akrab orang nomor satu di dinas yang membidangi pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Situbondo ini, juga menyampaikan bahwa santri bukan hanya simbol kebaikan akan tetapi tapak sejarah lahir dan besarnya bangsa Indonesia.

” Santri tidak hanya menjadi simbol kebaikan, namun juga tapak sejarah lahir dan besarnya bangsa tercinta kita ini, “katanya.

Dengan memperingati HSN 22 Oktober 2024, Bu Ratna berharap nilai kebaikan dan kesantrian selalu bersama.

” Semoga nilai kebaikan dan kesantrian selalu bersama kita, “pungkasnya.

Diketahui Hari Santri Nasional (HSN) diperingati pada tanggal 22 Oktober setiap tahunnya. Penetapan Hari Santri tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 . Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai HSN adalah mengacu pada peristiwa yang terjadi pada tanggal yang sama di tahun 1945. Dilansir dari berbagai sumber berita, pada saat itu KH. Hasyim Asy’ari yang kala itu sebagai Rais Akbar PBNU menetapkan resolusi jihad melawan pasukan kolonial di Surabaya. Pertemuan dilakukan untuk menyatakan sikap setelah mendengar tentara Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan membonceng tentara Sekutu. Peran itulah yang terlihat pada tanggal 21 dan 22 Oktober 1945 saat pengurus NU Jawa Timur menggelar pertemuan di Surabaya. Pada tanggal 22 Oktober 1945 itulah, KH. Hasyim Asy’ari yang merupakan kakek dari Presiden Republik Indonesia ke-4 KH.Abdurrahman Wahid (Gusdur) menyerukan imbauan kepada santri untuk berjuang membela tanah air NKRI. Resolusi itu, disampaikan kepada pemerintah dan ummat Islam Indonesia untuk membela bangsa dan negara. (Inul)