Pojokkiri.com

Ngantar Pulang Pacar Larut Malam, Reno Dikeroyok Pemuda Kampung

Kapolsek Deket AKP Sri Iswati, SM.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Gara-gara mengantarkan pulang seorang wanita larut malam, Reno Firmansyah (24) dikeroyok dua orang warga di jembatan Dusun Weru, Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Lamongan, pada Jumat, (18/10/2024) dinihari lalu, sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Deket AKP Sri Iswati, sewaktu dikonfirmasi Pojok Kiri terkait pengeroyokan itu menceritakan kronologis kejadian tersebut.

“Kejadian ini bermula pada Jum’at tanggal 18 Oktober 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, pelapor Reno Firmansyah bersama Khofifah Tyas Anggraini pulang dari Semarang. Keduanya turun di Stasiun KA Lamongan,” ujar AKP Sri Iswati, Kamis (24/10/2024).

Kemudian pelapor Reno Firmansyah mengantarkan pulang Khofifah kerumahnya, di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket Lamongan.

Sri Iswati menuturkan, pada saat pelapor Reno membantu Khofifah membukakan gerbang pagar rumah, gerak-gerik mereka diawasi Priyo Wahono dan Ahmad Faisal dari kejauhan.

“Karena tidak merasa diganggu, Reno tetap meneruskan membantu Khofifah untuk mengangkat barang bawaan ke dalam rumah,” tuturnya.

Setelah itu pelapor Reno pulang ke rumahnya di RT 01 RW 01 Desa Deket Kulon dan melewati jembatan dusun Weru, desa setempat.

Saat melewati jembatan Weru, Sri Iswati mengatakan, Reno dihentikan, Priyo Wahono dan Ahmad Faisal. Kedua terlapor, kemudian mengatakan, “Jam piro awakmu iki, yamene kok lagek ngeterno arek wedok moleh. Dijawab Reno, “sepurane mas, aku wes izin nak keluargane Khofifah lek molehne bengi, soale teko Semarang”.

“Kedua terlapor bertanya lagi, “endi tiketmu? Kemudian, Reno menelpon Khofifah via video Call,” tambahnya.

Namun, belum sempat menunjukan tiket tersebut, kedua terlapor, secara bergantian tiba-tiba memukuli pelapor pada bagian wajah. Tidak lama kemudian datang Khofifah bersama kakaknya untuk menghentikan dan memberi penjelasan kepada kedua terlapor.

“Kedua terlapor, kemudian pergi tanpa merasa bersalah. Karena merasa menjadi korban pengeroyokan, pelapor kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Deket,” pungkasnya.(lut)