Pojokkiri.com

PELATIHAN ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN BAGI PENYEDIA JASA KONSTRUKSI SKALA UMKM

Surabaya, Pojokkiri.com –

Departemen Teknik Sipil (DTS) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Analisis Kelayakan Pengembangan Infrastruktur Berkelanjutan bagi Penyedia Jasa Konstruksi Skala UMKM”, Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB di Kampus ITS Sukolilo, Surabaya Jumat (25/10/2024).

Pelatihan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRPM) ITS dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM Konstruksi, terutama kontraktor, konsultan, dan pengembang, dalam memahami konsep Infrastruktur Berkelanjutan dan penerapan Lean Construction (Konstruksi Ramping).

Kegiatan ini diikuti oleh 58 peserta dari penggiat sektor UMKM Konstruksi, termasuk beberapa akademisi dari luar ITS. Seluruh peserta terlibat secara aktif dalam kegiatan pelatihan, yang mencakup sesi paparan teori, sesi diskusi, hingga sesi simulasi menggunakan media permainan Building Block.

Tri Joko Wahyu Adi, salah satu pemateri dalam pelatihan ini, membuka sesi pagi dengan paparan mengenai konsep Infrastruktur Berkelanjutan terutama melalui Green Construction. Materi tersebut menjelaskan pentingnya aspek keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur, untuk menjawab tantangan lingkungan dan efisiensi di masa depan.

Selanjutnya, Cahyono Bintang Nurcahyo, pemateri sekaligus merangkap ketua tim kegiatan, menyampaikan materi Konstruksi Ramping. Ia menjelaskan bagaimana prinsip ini dapat digunakan untuk meningkatkan daya saing UMKM Konstruksi dengan mengurangi Eight Downtime Waste sekaligus meningkatkan Value di setiap tahapan proyek.

Sesi puncak dari pelatihan adalah simulasi penerapan Konstruksi Ramping oleh Cahyono Bintang Nurcahyo dan Freedy Kristiawan, yang memandu peserta untuk menerapkan beberapa Lean Construction Tools secara lebih riil melalui simulasi permainan Building Block.

Simulasi tersebut memberikan gambaran nyata terkait penerapan Konstruksi Ramping yang sangat relevan bagi pelaku UMKM Konstruksi, terutama berupa pengelolaan proyek secara kolaboratif dalam upaya peningkatan efisiensi.

Dengan menguasai konsep Infrastruktur Berkelanjutan dan penerapan Konstruksi Ramping tersebut, diharapkan pelaku UMKM Konstruksi akan lebih berdaya saing dalam proyek pembangunan infrastruktur, baik di tingkat regional ataupun nasional, dengan mengedepankan aspek efisiensi dan keberlanjutan.

Melalui kegiatan ini, ITS berkomitmen untuk terus mendukung sektor konstruksi di Indonesia melalui inovasi dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi UMKM Konstruksi yang memiliki peran krusial dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Turnamen Golf Jotosen Spektakuler 2024: Semarak Dies Natalis ITS dengan Antusiasme Peserta Membludak

Gubernur Jatim Jajal Mobil Lowo Ireng Reborn Karya ITS

adminkiri01

ITS Perkuat Ekosistem Eduwisata KHAS lewat Sertifikasi Halal Kantin FTSPK