
Lamongan, Pojok Kiri.com- Abdul Rofiq (47) relawan YES-DIRHAM warga Desa Ngambek RT 05 RW 02, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, mendadak ambruk saat bernyanyi di atas panggung.
Setelah ambruk dan kejang-kejang, Abdul Rofik sempat dilarikan ke klinik Assyifa. Namun, nyawanya tidak tertolong, Minggu (27/10/2024).
Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Condro Putro, S.I.K yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Pucuk AKP Su’ud, S.H, M.H, menerangkan kronologis meninggalnya korban diacara diatas panggung setelah bernyanyi saat mengikuti kegiatan kampanye YES-DIRHAM.
“Pada hari Minggu tanggal 27 Oktober 2024, sekira pukul 15.30 WIB, korban bersama saksi Imam Mustasya ini mengikuti kegiatan kampanye YES-DIRHAM yang ada di gudang milik H Acep Firmansyah di Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan,” ujar Kapolsek Pucuk, AKP Su’ud, Senin (28/10/2024).
Ia melanjutkan, pada saat kegiatan tersebut korban menyumbang lagu diiringi musik elekton. Seusai beryanyi korban kembali ketempat duduknya dan tidak lama setelah itu korban ambruk keadaan lemas dan kejang – kejang.
“Selanjutnya korban digotong saksi Imam Mustasya dan dibantu oleh peserta kampanye lainya keluar gudang. Setelah itu korban dibawah ke klinik Assyifa,” ungkapnya.
Sesampainya di Klinik Assyifa, oleh tenaga medis Klinik Assyifa dilakukan pemeriksaan dan korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
“Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke perangkat desa Waru Kulon dan diteruskan ke petugas Polsek Pucuk,” terangnya.
Berdasarkan pemeriksaan medis Klinik Assyifa, Abdul Rofiq meninggal dunia karena serangan jantung.
“Menurut pihak keluarga, almarhum memang mempunyai riwayat penyakit jantung,” terang Su’ud.
Kematian, Abdul Rofiq sontak membuat geger peserta kampanye YES-DIRHAM. Pasalnya, acara yang awalnya berlangsung suka cita berubah menjadi duka.(lut)

