
Lamongan, Pojok Kiri.com- Berangkat dari penghobi kucing, seorang ibu rumah tangga di Kota Lamongan sukses membuka usaha pembiakan kucing. Usaha yang dilakukan sejak tahun 2018 ini tak mati dihajar krisis ekonomi.
Jika banyak usaha yang mati suri, budidaya kucing ras yang ditekuni Herlin Utami berjaya. Warga Perumahan Graha Indah Blok AE, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan ini bisa bertahan dengan memanfaatkan tren pecinta kucing yang justru meningkat.
“Awalnya saya sekedar suka, tapi ternyata peluang bisnisnya bagus,” kata Herlin Utami kepada Pojok Kiri, Senin 18 November 2024. Dia mengawali bisnis pada tahun 2018 dengan segmen kucing Persia.
Herlin Utami tidak memungkiri usahanya sempat terkendala pandemi. Namun dengan keuletannya hingga saat ini puluhan kucing kucing ras berhasil dijualnya. Tidak tanggung-tanggung omset yang didapatkannya mencapai angka belasan juta rupiah.
Menurut Herlin Utami, besarnya omset sebanding dengan perawatan kuningnya yang diperlakukan istimewa. Seperti menjaga kualitas makanan dan pemberian vitamin. Kebersihan kandang juga berpengaruh sehingga harus benar-benar dijaga.
“Omset setiap 2 sampai 3 bulan kurang lebih sekitar 15 juta rupiah. Harga setiap kucing bermacam-macam sesuai jenisnya, yang pasti no minus dan tidak ada jamur. Setiap kali peranakan, kucing usia tiga bulan harus divaksin,” ungkapnya.
Harga kucing itu dibanderol mulai Rp 1,5 juta untuk jenis Flatnose. Sedangkan jenis Peaknos (hidung pesek) dihargai Rp 2,5– Rp 3 juta rupiah. “Hasil jualnya muter lagi untuk perawatan kucing indukan dan kucing anakan yang lain,” imbuhnya.
Penjualan kucing ini dilakukan melalui media sosial Facebook dan Instagram. Dengan cara itu penjualan semakin meningkat seiring banyaknya permintaan yang datang.
“ Untuk permintaan selain Lamongan juga dari Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. Kalau ingin pesan kucing persia piknus atau jasa pacak bisa hubungi nomor WA 081217062338 dan 082232704154 atau datang langsung kerumah dengan alamat Perumahan Graha Indah Blok AE 8, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan,”tutup Herlin Utami.(lut)

