
Lamongan, Pojok Kiri.com-Jalur Lintas Utara (JLU) Lamongan kembali menuai kritik dari masyarakat. Sejumlah netizen menyebut jalan tersebut menyerupai “jalur Tamiya” karena bentuknya yang dipenuhi tanjakan curam, belokan tajam, hingga lintasan lurus panjang yang memicu pengendara terlena memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Fenomena ini membuat banyak pengguna jalan, khususnya pengendara motor, sering terjebak dalam kondisi berbahaya. Tidak sedikit yang tergoda untuk menggeber gas kendaraannya tanpa menyadari potensi risiko. Akibatnya, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kerap terjadi di jalur tersebut.
“Kalau dilihat, JLU seperti lintasan balap mobil mainan Tamiya. Ada tanjakan, turunan, dan belokan tajam. Banyak yang tidak sadar bahayanya sampai akhirnya kecelakaan,” tulis salah satu netizen di media sosial.
Kondisi ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terhadap JLU Lamongan. Sebelumnya, jalur tersebut juga sempat ditutup sementara untuk pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), menyusul maraknya kecelakaan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah5 konkret agar jalur strategis ini lebih aman bagi pengguna jalan, sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi.(lut)

