Pojokkiri.com

Petani Lansia di Mantup Meninggal Mendadak di Sawah Saat Bakar Sisa Lahan Tebu

 

Anggota Polsek Mantup mendatangi TKP penemuan jasad korban.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang petani lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Dusun Gagar, Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, pada Selasa (14/10/2025) siang. Korban diketahui bernama Sholihin (76), warga setempat.

Berdasarkan laporan Polsek Mantup, korban berangkat ke sawah sekitar pukul 07.00 WIB untuk membersihkan dan membakar sisa lahan tebu miliknya. Namun hingga siang hari, korban tak kunjung pulang ke rumah. Menantunya, Khoiri (47), yang merasa khawatir kemudian mencari ke sawah dan menemukan korban dalam posisi tertelungkup di area bekas pembakaran.

Warga mengevakuasi tubuh korban dari TKP.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di area sisa pembakaran tebu,” jelas Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto melalui Kasi Humas Ipda M.Hamzaid.

Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Mantup, korban diduga meninggal karena kelelahan dan faktor usia. Saat api membesar dan menjalar ke lahan tebu di sebelahnya, korban diduga panik dan berusaha memadamkan api hingga mengalami luka bakar ringan di punggung.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menolak dilakukan otopsi dan menganggap kejadian ini sebagai musibah,” imbuh Kasi Humas.

Jasad korban dinaikkan mobil ambulan Puskesmas Mantup.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Sejumlah petugas dari Polsek Mantup bersama Babinsa dan perangkat desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mencatat keterangan saksi-saksi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan oleh keluarga.

Jasad korban dirumah duka.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani dan memiliki lahan tebu di sekitar area tempat kejadian. Pihak keluarga menyatakan ikhlas dan menolak proses autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.(lut)