
Lamongan, PojokKiri.com – Seorang pengemudi ojek online di Lamongan mengalami kerugian setelah motornya mendadak brebet usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite di salah satu SPBU wilayah Lamongan.
Darmono (45), warga Kecamatan Deket, mengaku motornya harus dibawa ke bengkel karena performanya menurun drastis setelah mengisi bahan bakar pada Senin (27/10) siang.
“Iya mas, gara-gara kemarin isi Pertalite, motornya jadi brebet dan akhirnya masuk bengkel,” ujar Darmono saat ditemui Pojok Kiri di salah satu bengkel di kawasan jantung Kota Lamongan, Selasa (28/10/2025).
Ia menuturkan, akibat kerusakan tersebut, dirinya harus menanggung biaya perbaikan yang tidak sebanding dengan penghasilan hariannya.
“Kemarin cuma dapat tiga trip order pengiriman makanan, hasilnya Rp 42 ribu. Sekarang motor masuk bengkel, ongkosnya bisa Rp 100 ribuan. Jelas nggak seimbang,” keluhnya.
Darmono berharap pihak pengelola SPBU lebih memperhatikan kualitas bahan bakar yang dijual ke masyarakat.
“Kalau motor konsumen rusak, apakah SPBU mau tanggung jawab? Kami ini rakyat kecil, penghasilan harian, jadi sangat dirugikan kalau BBM-nya bermasalah,” tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada para pemangku kebijakan dan pihak terkait di sektor bahan bakar minyak agar benar-benar menjaga kualitas produk yang dijual ke masyarakat.
“Kalau kualitas BBM buruk, yang paling dirugikan ya kami—para pekerja lapangan seperti ojek online,” pungkas Darmono

