
Lamongan, Pojok Kiri.com– Pasca merebaknya fenomena bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga menjadi penyebab motor brebet, warga Kabupaten Lamongan kini ramai-ramai beralih menggunakan Pertamax.
Banyak pengendara memilih tidak berspekulasi dan khawatir motornya rusak jika tetap menggunakan Pertalite.
Pantauan Koran Harian Pojok Kiri di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lamongan, seperti di SPBU Kombes Pol M. Duryat dan SPBU Jalan Basuki Rahmad, menunjukkan adanya pergeseran perilaku konsumen.
Antrean di jalur Pertalite yang biasanya mengular kini tampak lebih sepi, sementara antrean di jalur Pertamax justru memanjang.
“Iya Pak, dua hari terakhir ini memang lebih ramai dibanding sebelumnya,” ujar Linda, salah satu petugas SPBU, Senin (3/11/2025).
Zulkifli, seorang pengendara motor matic, mengaku sengaja berpindah menggunakan Pertamax. Menurutnya, isu yang berkembang membuat banyak orang khawatir.
“Saya tidak mau ambil risiko. Takutnya motor brebet dan malah masuk bengkel kalau diisi Pertalite,” ungkapnya.
Fenomena ini menjadi perhatian di tengah meningkatnya keluhan masyarakat soal kualitas Pertalite yang belakangan dianggap tidak stabil.(lut)

