
Lamongan, Pojok Kiri.com-Bus yang mengangkut rombongan tim Persela Lamongan mengalami insiden pelemparan batu saat dalam perjalanan pulang usai melakoni pertandingan melawan PSS Sleman yang berakhir imbang 1-1.
Insiden tersebut terjadi di pintu masuk tol sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima Wartawan Harian Pojok Kiri, kejadian bermula saat bus Persela hendak melanjutkan perjalanan menuju Lamongan.Tiba-tiba, ada oknum tidak bertanggung jawab yang melempari bus dengan batu.
Akibat kejadian tersebut, beberapa bagian kaca bus, baik kaca depan maupun samping, mengalami pecah. Informasi ini disampaikan langsung oleh sopir bus Persela Lamongan. Hingga saat ini, identitas pelaku pelemparan masih belum diketahui.
Kabar pelemparan bus Persela ini dengan cepat menyebar di kalangan pecinta Laskar Joko Tingkir di Lamongan. Banyak suporter menyayangkan aksi tersebut dan menilai pelaku bertindak tidak dewasa.
“Ndeso, bus kok dilempari. Liga 2 adem ayem tidak ada insiden, kok bus Persela dilempari,” ujar Hambali, anggota LA Mania asal Perumahan Graha Indah Deket Wetan Lamongan, kepada Wartawan Harian Pagi Pojok Kiri, Senin (19/1) pagi.
Reaksi serupa juga datang dari pendukung PSS Sleman. Melalui akun Facebook PSS Sleman Fans, mereka turut menyayangkan insiden tersebut dan menegaskan bahwa aksi itu bukan dilakukan oleh suporter Sleman.
“Saya yakin bukan dari dulur-dulur Sleman. Karena di Stadion Maguwoharjo kita adem ayem. Ini pasti ada provokator yang ingin Sleman–Lamongan panas. Monggo dulur-dulur Sleman ikut mengusut kasus ini. Salam seduluran,” tulis Santo Dewe.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan insiden pelemparan bus Persela Lamongan tersebut.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: wwww.pojokkiri.com dan Koran Harian Pojok Kiri

