
Lamongan, Pojokkiri.com–Di tengah pesatnya perkembangan zaman, Yayasan Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi (YPPTG) Lamongan muncul sebagai institusi pendidikan yang progresif. Terletak strategis di Jl. Sunan Giri Gg Jambu No. 1, pesantren yang dipimpin oleh Gus Firza ini sukses membuktikan bahwa pendidikan agama dan keterampilan modern dapat berjalan beriringan.
Melalui unit pendidikan SMK Islam Tanfirul Ghoyyi, pesantren ini fokus pada pemberdayaan santri melalui jalur vokasi. Kehadiran jurusan unggulan seperti Ternak Unggas dan Tata Boga dirancang khusus untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga kompeten secara profesional.
“Kami berkomitmen membekali santri dengan kurikulum pesantren tradisional sekaligus keterampilan praktis. Tujuannya agar mereka siap kerja dan mampu berwirausaha secara mandiri setelah lulus,” ujar perwakilan yayasan.
Langkah ini sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam memperkuat kemandirian pesantren. Di bidang Ternak Unggas, santri diajarkan manajemen peternakan modern, sementara di jurusan Tata Boga, kreativitas kuliner dikembangkan untuk mengasah jiwa kewirausahaan.
Bagi masyarakat yang ingin melihat keseharian dan kreativitas para santri, YPPTG aktif membagikan berbagai kegiatannya melalui akun Instagram resmi @santritanfirulghoyyi. Detail profil sekolah juga dapat diakses melalui portal Sekolah Kita Kemendikbud.
Dengan fasilitas yang memadai dan visi yang jelas, Yayasan Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi terus bertransformasi menjadi pusat pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan menjadi kebanggaan bagi warga Lamongan.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

