Pojokkiri.com

Seorang Pemancing Tewas Tertabrak Kereta Api Anjasmoro di Babat Lamongan

 

Kapolsek Babat dan anggota TNI memasukkan jasad korban ke kantong jenazah untuk dibawah ke RS.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Insiden maut terjadi di jalur kereta api KM 163+5, Desa Sumurgenuk, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan pada Jumat pagi (27/3/2026). Seorang pria dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertemper Kereta Api (KA) Anjasmoro.

Korban diketahui bernama Mohammad Zainul Abidin (52), warga Jalan Masjid, Desa Bedahan, Kecamatan Babat. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.55 WIB saat korban diduga sedang bersiap untuk memancing di sekitar lokasi.

Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban terlihat sedang berdiri di jalur hulu sambil menyiapkan peralatan pancingnya.

Kapolsek Babat bersama anggota Polsus KA olah TKP di lokasi kejadian.(Pojok Kiri for Zainul Lutfi)

“Bersamaan dengan itu, melintas KA Anjasmoro 30F dari arah barat menuju timur. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan korban tidak sempat menghindar, benturan tidak terelakkan,” ujar Kompol Chakim.

Akibat kejadian tersebut, korban terpental ke sisi selatan jalur rel dan mengalami luka berat hingga meninggal dunia di tempat.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Suzuki Smash nopol S-2793-JW milik korban serta sebuah tas berisi peralatan memancing.

Barang bukti alat mancing milik korban di TKP.(Pojok Kiri for Zainul Lutfi)look

Pihak Polsek Babat telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mencatat identitas korban untuk proses lebih lanjut. Saat ini, jenazah telah dievakuasi, dan pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta tidak beraktivitas di area jalur aktif kereta api demi keselamatan.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri