
Lamongan, Pojokkiri.com-Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk meninjau kondisi jalan berlubang di ruas jalan nasional Babat-Lamongan, Sabtu (11/4/2026). Dalam tinjauan tersebut, Emil mengungkap bahwa buruknya sistem drainase menjadi pemicu utama kerusakan jalan yang kerap dikeluhkan warga.
Berdasarkan koordinasi dengan tim Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PU, ditemukan bahwa air tidak dapat mengalir ke saluran drainase. Hal ini disebabkan oleh banyaknya akses cor bangunan di sepanjang jalan yang menghalangi laju air, sehingga air justru menggenang di badan jalan.

“Salah satu sebab utama adalah air yang tidak bisa mengalir ke drainase karena terhalang akses cor bangunan. Air malah mengarah dan menggenang di jalan,” ujar Emil melalui unggahan di media sosialnya, Minggu (12/4/2026).
Saat berada di titik Jalan Brawijaya Gembong, Kecamatan Babat, Emil juga menyoroti saluran irigasi yang macet total akibat tumpukan sedimen lumpur yang sangat tebal.
Terkait kondisi ini, Emil mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Menteri PU, Dody Hangodo. Selain melaporkan masalah drainase, ia juga mengusulkan penambahan lingkup pengerjaan overlay (pengaspalan ulang).
“Saat ini lingkup kegiatan overlay mencakup 7,58 km. Kami menyampaikan potensi penambahan lingkup untuk mencakup area Sukodadi dan Babat yang juga mengalami kerusakan cukup parah,” tambahnya.
Unggahan sidak tersebut langsung dibanjiri respons netizen. Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah disukai ratusan orang dan memicu diskusi di kolom komentar. Warga berharap perbaikan tidak hanya bersifat sementara.

“Pak, tolong bisiki pejabat terkait agar jangan hanya tambal sulam. Jalan Lamongan-Babat-Bojonegoro perlu rekonstruksi total dengan beton rigid,” tulis akun Khafidz Affan Riyadi dalam cuitannya.
Komentar memilukan juga datang dari akun Prakoso yang mengabarkan ayahnya menjadi korban kecelakaan akibat lubang jalan. “Di depan Pasar Sumlaran arah Babat sekitar 200 meter jalan rusak. Bapak saya kemarin jadi korban jatuh gara-gara jalan berlubang,” tulisnya sembari menyertakan foto kejadian.
Kondisi jalan nasional di wilayah Lamongan memang menjadi perhatian serius mengingat perannya sebagai jalur utama logistik dan transportasi di Jawa Timur.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

